Tom Cruise Dukung Akuisisi Warner Bros demi Masa Depan Bioskop Dunia

admin
By admin
5 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Tom Cruise meyakini penuh janji Paramount demi merilis 30 film per tahun apabila akuisisi terhadap Warner Bros Discovery resmi rampung. Ketentuan ini menjadi angin segar untuk ekosistem sinema yang membutuhkan ruang kreativitas masif agar industri layar lebar tetap bertahan.

Langkah korporasi tersebut dianggap sebagai fondasi penting dalam membuka peluang kerja seluas-luasnya untuk para sineas muda dan pekerja seni. Dukungan terbuka ini disampaikan langsung oleh sang aktor saat hadir dalam program komedi olahraga Pat McAfee Show.

Kehadiran Cruise dalam acara tersebut awalnya ditujukan demi mempromosikan proyek sekuel film balap legendaris Days of Thunder. CEO Paramount David Ellison semasih belumnya telah mengutarakan komitmen produksi besar-besaran tersebut ke publik.

“Saya pikir itu luar biasa. Anda tahu, begini masalahnya: Mereka akan menghadirkan 30 film. Bagi saya, ini merupakan sebuah komunitas. Ini bukan sekadar industri. Orang-orang di studio-studio ini bukan sekadar orang-orang di studio, mereka merupakan keluarga saya,” kata Cruise kepada McAfee.

“Saya tahu kita akan memperoleh 30 film itu. Saya ingin kita seluruh bersatu sebagai sebuah komunitas demi menolong mewujudkan 30 film tersebut. Ini tidak cuma akan dilakukan oleh Paramount. Semua orang akan membutuhkan seluruh bantuan dari setiap seniman demi dapat menjalankannya.”

Cruise menegaskan bahwa target jumlah produksi tersebut berpotensi melonjak apabila proyek awal meraih kesuksesan finansial dan apresiasi penonton. Ekspansi kapasitas produksi menjadi syarat mutlak agar regenerasi sutradara, penulis skenario, hingga produser dapat terus berjalan berkesinambungan.

“[Jika] kita menjalankannya bersama baik bersama film-film itu, 30 film itu akan berubah menjadi 40 film,” lanjut Cruise.

“Tidak cukup baik apabila saya cuma menciptakan film ini demi diri saya sendiri. Saya menyaksikan begitu sejumlah orang berbakat berakibat saya ingin mereka memiliki kesempatan itu, demi menciptakan film yang mereka inginkan dan mampu… para seniman ini, seluruh orang hebat ini, mereka wajib mengasah kemampuan dan belajar bersama cara yang sama bagaikan Anda berakting dan belajar. Anda mengambilnya, dan yang berikutnya, dan yang berikutnya. Setiap dari mereka, para Iñárritu, para Spielberg, para Nolan, saya, seluruh kesempatan yang saya miliki, saya menginginkan itu demi setiap penulis, setiap sutradara, setiap produser, setiap seniman. Dan satu-satunya cara Anda menjalankannya merupakan kita wajib menciptakan kelimpahan. Produksi menghasilkan produksi.”

Proyek sekuel Days of Thunder ditentukan memasuki tahap produksi aktif dan dijadwalkan menyapa penonton pada musim panas 2028. Bintang pemenang penghargaan Anne Hathaway ditentukan ikut bergabung dalam jajaran pemain utama mendampingi Cruise.

Pendalaman karakter utama Cole Trickle ternyata telah disiapkan oleh aktor kawakan tersebut sejak kurun waktu yang cukup lama. Kecintaan mendalam pada dunia balap otomotif menjadi dorongan utama di balik realisasi sekuel ini.

“Saya telah memikirkan Cole Trickle demi waktu yang lama,” kata Cruise kepada McAfee.

“Saya menyukai olahraga ini. Anda tahu, saya tumbuh besar, bagaikan, cuma mengangkut mobil di jalan-jalan belakang, semasih belum saya memiliki lisensi dan membalap di jalanan pedesaan dan menyaksikan lintasan tanah, dan saya menyukai NASCAR dan saya menyukai balapan dan pesawat udara dan sepeda motor. Kami menciptakan Top Gun dan saya mengangkut cerita ini kepada Don Simpson dan Jerry Bruckheimer demi diproduksi, dan Tony Scott bergabung. Setelah yang pertama, saya juga senantiasa memikirkan tentang apa, bagaimana saya dapat menjalankannya? Bagaimana saya dapat mengangkut penonton ke dalam perjalanan lain bersama karakter ini?”

Tuntutan aksi nyata yang menjadi ciri khas karya Cruise ditentukan kembali tersaji secara penuh tanpa pemeran pengganti. Pengalaman mengemudikan kendaraan berkecepatan tinggi akan dieksekusi secara langsung oleh sang aktor di lintasan balap.

“Begini masalahnya: Jika saya menciptakan film tentang pesawat terbang, saya menerbangkannya,” seloroh Cruise.

“Saya mengemudi.”

Sektor industri perfilman Hollywood pada saat ini sedang merasakan konsolidasi besar-besaran di tengah dinamika pasar digital dan streaming. Keputusan Paramount demi memicu volume produksi merupakan strategi adaptasi atas penurunan jumlah rilis bioskop global dalam sejumlah tahun terakhir.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article