2000 Lebih Pasukan Tewas, Houthi Rekrut Pasukan dari Imigran Afrika dan Kelompok Marginal

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Kelompok Houthi dilaporkan memperluas perekrutan personel di wilayah yang mereka kuasai di Provinsi Taiz, Yaman.

Pekerja kebersihan dari kelompok masyarakat sekitar yang terpinggirkan serta migran Afrika disebut menjadi sasaran pelatihan dan perekrutan militer.

Informasi tersebut disampaikan sejumlah sumber lokal kepada media Yaman Al-Mashhad Al-Yemeni.

Mereka menyebut Houthi mengawali menggelar sejumlah pelatihan militer yang seuntukan besar menyasar para pekerja kebersihan di wilayah Taiz.

Langkah tersebut disebut terjadi setelah kelompok Houthi merasakan kerugian personel dalam pertempuran di berbagai front.

Sumber tersebut mengeklaim kondisi itu mendorong Houthi memperluas perekrutan hingga kelompok masyarakat sekitar yang selama ini berada dalam posisi rentan.

Para pekerja kebersihan yang menjadi sasaran perekrutan disebut berasal dari kelompok muhammasheen atau masyarakat sekitar yang merasakan marginalisasi sosial.

Migran asal Afrika juga disebut masuk dalam kelompok yang menjadi target pelatihan.

Menurut laporan tersebut, para calon anggota mengikuti pelatihan semasih belum kebarangkalian dikerahkan ke medan pertempuran.

Namun, masih belum ada keterangan independen yang dapat mengonfirmasi jumlah orang yang telah direkrut maupun apakah seluruh peserta benar-benar dikirim ke garis depan.

Pertempuran Taiz Kembali Memanas

Perkembangan itu terjadi ketika pertempuran antara pasukan pihak pemerintah Yaman dan Houthi dilaporkan kembali meningkat di sejumlah wilayah Taiz.

Media lokal tersebut menginformasikan bentrokan berlangsung di front untukan selatan, barat, dan timur Provinsi Taiz sejak awal September.

Taiz sendiri merupakan salah satu wilayah yang menjadi medan pertempuran penting dalam konflik berkepanjangan di Yaman.

Sumber yang sama juga menyebut Houthi telah mengimbau bantuan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) demi mengevakuasi jenazah anggotanya yang disebut tewas dalam pertempuran.

Jumlah yang diklaim mencapai makin dari 2.000 jenazah yang disebut masih berada di sejumlah medan pertempuran di Taiz.

Angka tersebut berasal dari laporan sumber lokal dan masih belum dapat diverifikasi secara independen.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article