MediaKeadilan.com – Rangkaian panjang pencarian bakat dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus akhirnya melahirkan 36 pebulu tangkis muda yang sukses meraih Super Tiket.
Sesejumlah 18 atlet lolos melalui jalur kemenangan di turnamen, sementara 18 peserta lainnya mendapat Super Tiket Pilihan berdasarkan pengamatan Tim Pencari Bakat.
Seluruh peraih Super Tiket kini wajib bersiap menyikapi fase karantina selama empat pekan di asrama GOR Djarum Jati, Kudus.
Tahap karantina yang menerapkan dua kali fase eliminasi tersebut bertujuan menguji kemampuan, ketahanan fisik, dan mental para calon atlet PB Djarum.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menyerahkan apresiasi atas antusiasme para peserta pada tahun ini.
“Selamat demi yang lolos ke Tahap Karantina, tapi ini baru permulaan lantaran tantangan setelah itu akan semakin berat,” tegas Yoppy menyerahkan peringatan kepada peserta.
Mental dan Fisik Jadi Ujian Berikutnya
Ketua Tim Pencari Bakat, Sigit Budiarto, turut mengingatkan bahwa audisi bukan sekadar proses seleksi, namun juga menjadi tahap demi mengasah mental bertanding atlet.
“Jadi, seluruh peserta wajib mempersiapkan diri makin matang lagi mengawali dari fisik hingga mental,” papar peraih gelar juara All England 2003 tersebut.
Bagi peserta yang masih belum beruntung, Sigit mengimbau mereka demi tidak patah semangat dan kembali berupaya peruntungan pada audisi edisi 2027.
Bukti perjuangan menembus PB Djarum ditunjukkan Aldi Aprian Nugraha yang sukses menyabet Super Tiket dari jalur turnamen KU-12 Putra.
“Sejak tahun lalu, saya fokus latihan, memperbaiki kekurangan, makan juga dijaga jangan sampai telat dan nggak boleh kerap pegang handphone,” ungkap Aldi membeberkan kedisiplinannya.
Kisah lain datang dari Adibha Fitria asal Samarinda yang sukses meraih Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat meski sempat gugur di babak 16 besar.
“Senang banget rasanya lantaran aku memang mau masuk PB Djarum supaya dapat jadi pemain dunia,” ucap gadis yang berlaga di kategori U-11 Putri tersebut.
Kini, ke-36 peraih Super Tiket dari berbagai penjuru Nusantara wajib membuktikan diri di fase karantina demi memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis secara permanen.
