Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Harga smartphone yang terus naik tidak menciptakan bisnis ritel gadget berhenti berekspansi. Digiplus justru mengubah strategi bersama memperluas gerai dari pusat perbelanjaan ke street level dan membidik konsumen di kota lapis kedua hingga ketiga.

Strategi tersebut menjadi untukan dari rencana ekspansi Digiplus yang kini memasuki gerai ke-100. Di bawah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), Digiplus mengandalkan konsep toko multibrand demi menjangkau konsumen bersama kebutuhan dan kemampuan belanja yang berbeda.

Head of Business Development Digiplus, Muhammad Pranoto Utomo, menyebutkan ekspansi ke depan tidak lagi cuma berfokus pada mal. Digiplus mengawali masuk ke lokasi street level, termasuk kawasan komersial dan area yang memiliki lalu lintas konsumen tinggi.

“Kalau dulu Digimap fokus di mal lantaran konsepnya monobrand, Digiplus sebagai multibrand makin fleksibel. Kami tidak cuma di mal, namun juga mengawali masuk ke street level,” ujar Pranoto saat pembukaan gerai ke-100 Digiplus di Jakarta, Jumat (28/8/2926).

Perubahan lokasi tersebut juga berkaitan bersama target pasar. Gerai di mal cenderung menyasar konsumen segmen menengah hingga atas, sementara lokasi street level membuka peluang demi menjangkau konsumen kelas menengah ke bawah.

Digiplus juga mengawali memperluas jangkauan ke sejumlah kota bagaikan Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar. Ke depan, ekspansi diarahkan makin jauh ke kota tier 2 dan tier 3 yang dinilai memiliki potensi pasar gadget.

Bukan Sekadar Tambah Toko

Ekspansi Digiplus bukan cuma soal mempersejumlah jumlah gerai. Pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting lantaran model street level amat bergantung pada lalu lintas konsumen.

Head of Operations Digiplus, Erwin Renehan, menerangkan lokasi bersama trafik tinggi dapat meningkatkan jumlah konsumen yang datang langsung ke toko. Dari kunjungan tersebut, peluang terjadinya transaksi juga ikut terbuka.

Dengan pendekatan tersebut, Digiplus tidak sepenuhnya meninggalkan mal, namun menambah kanal penjualan demi menyesuaikan karakter konsumen di setiap wilayah.

Digiplus menargetkan jumlah gerainya mencapai sekitar 150 outlet pada akhir 2026. Sementara jaringan Digimap ditargetkan mencapai sekitar 130 outlet.

Selain Digiplus dan Digimap, ekosistem ritel MAP juga mencakup format toko lain bagaikan Samsung Store dan Apple Zone yang berada dalam konsep shop-in-shop.

Harga Smartphone Naik, Ritel Cari Cara Agar Konsumen Tetap Belanja

Ekspansi ini berlangsung ketika harga smartphone menyikapi tekanan kenaikan biaya komponen, termasuk chipset. Kondisi tersebut berpotensi menciptakan konsumen semakin berhati-hati ketika hendak membeli perangkat baru.

Namun, Digiplus memilih tidak menyaksikan kenaikan harga semata sebagai alasan demi menahan ekspansi. Strateginya merupakan menciptakan harga perangkat makin terjangkau melalui berbagai skema pembelian.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article