MediaKeadilan.com – Proses upgrade gadget khususnya hp masih menyisakan persoalan yang kerap luput dari perkembangan belanja online.
Konsumen dapat menemukan perangkat baru bersama mudah di platform digital, namun lalu wajib memikirkan nasib gadget lama, mengonfirmasi stok tersedia, hingga menunggu barang dikirim.
Di sisi lain, membeli langsung ke toko memang mebarangkalikan perangkat dibawa pulang makin cepat, namun konsumen berisiko datang ketika stok telah habis.
Persoalan tersebut mendorong perubahan pada pola belanja perangkat elektronik. Konsumen kini tidak cuma membutuhkan transaksi digital, namun juga ketentuan bahwa proses setelah pembayaran dapat diberakhirkan bersama cepat di dunia nyata.
Blibli berupaya menjawab celah tersebut melalui fitur Tukar Tambah Online bersama Pickup di Toko, yang menggabungkan proses pembelian dan trade-in secara digital bersama penyelesaian transaksi di toko fisik.
Konsep ini menempatkan teknologi bukan sekadar sebagai kanal demi membeli gadget, namun sebagai penghubung antara inventori online, toko fisik, proses tukar tambah, hingga layanan setelah pembelian.
Ketika Belanja Online Harus Terhubung bersama Toko Fisik
Perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu alasan pendekatan omnichannel semakin penting di sektor elektronik.
Data PwC Voice of the Consumer Survey 2024 memperlihatkan 46 persen konsumen di Asia Pasifik masih memilih berbelanja di toko fisik, sementara 45 persen memanfaatkan smartphone dalam aktivitas belanja.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa kanal digital dan fisik bukan lagi dua pilihan yang wajib dipertentangkan.
Konsumen justru menginginkan keduanya saling terhubung. Dalam skema baru Blibli, konsumen dapat memilih gadget melalui aplikasi atau situs web, menentukan toko demi pengambilan, sekaligus mengajukan tukar tambah perangkat lama.
Setelah transaksi berakhir, konsumen cukup mendatangi toko yang dipilih demi menyerahkan perangkat lama dan mengambil gadget baru.
“Di Blibli, kami memahami bahwa pelanggan tidak cuma mencari penawaran terbaik, namun juga efisiensi waktu dalam mengonfirmasi ketersediaan barang serta kemudahan upgrade gadget,” ujar Edward Kilian S, Group Head Emerging Business, Blibli.
Menurutnya, integrasi antara kanal digital dan toko fisik dirancang demi mengurangi friksi yang selama ini muncul dalam proses upgrade perangkat.
“Oleh lantaran itu, kami menghadirkan Fitur Click & Collect demi Tukar Tambah Gadget di Blibli Store dan hello Store. Melalui fitur ini, pelanggan dapat bertransaksi via aplikasi atau situs website Blibli demi mengamankan alokasi produk, lalu mengambilnya langsung di toko fisik pilihan,” katanya dalam keterangan resminya, Selasa (11/8/2026).
