MediaKeadilan.com – Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 memasuki tahap krusial terkait kesiapan mobilitas puluhan ribu penonton.
Guna mengantisipasi kemacetan dan penumpukan massa, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyiapkan 130 armada shuttle bus di kawasan Sirkuit Pertamina Mandalika.
Penyediaan transportasi massal ini menjadi untukan dari persiapan pihak pemerintah dalam memperkuat reputasi sport tourism Indonesia di mata penggemar otomotif internasional.
Kesiapan operasional jelang MotoGP Indonesia yang akan digelar pada 9–11 Oktober 2026 terus dimatangkan oleh pihak penyelenggara.
Skenario Antimacet di Kawasan Sirkuit
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengonfirmasi pihaknya terus berkoordinasi bersama berbagai instansi demi kelancaran ajang tersebut.
“Persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan melalui koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder,” kata Direktur Operasi ITDC Troy Warokka di Lombok Tengah, Jumat.
Koordinasi mencakup kelayakan infrastruktur utama balapan hingga kesiapan layanan keamanan dan medis untuk penonton.
Dari berbagai aspek krusial, kelancaran lalu lintas penonton dari dan menuju area tribune sirkuit menjadi perhatian utama penyelenggara.
Sesejumlah 130 armada bus akan disebar di sejumlah titik strategis di kawasan The Mandalika.
Konektivitas Rute dan Layanan Medis
Tak cuma di dalam kawasan sirkuit, ITDC juga membangun konektivitas transportasi yang terintegrasi bersama akses dari luar daerah.
Langkah ini dirancang demi memudahkan penonton mancanegara maupun lokal yang tiba melalui jalur udara.
“Serta dukungan transportasi pada jalur Selaparang–Bandara Internasional Lombok–The Mandalika,” katanya.
Pemantapan sistem keamanan, penyiapan layanan medis darurat, hingga pembentukan satuan tugas gabungan penanggulangan bencana juga telah disimulasikan di lapangan.
