Gunung Api Terpencil di Tengah Laut Es Ini Tak Pernah Padam, NASA Temukan Titik Panas Misterius

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Aktivitas vulkanik Gunung Michael di wilayah terpencil Atlantik Selatan kembali tertangkap satelit NASA.

Citra satelit memperlihatkan titik panas dari danau lava yang bertahan di kawah puncak gunung tersebut.

Citra itu diambil pada 24 Agustus 2026 memakai instrumen Operational Land Imager (OLI) pada satelit Landsat 8 milik NASA dan USGS.

Lapisan inframerah pada citra memperlihatkan sinyal panas berwarna merah yang berasal dari aktivitas lava di kawah puncak.

Gunung Michael berada di tengah Pulau Saunders, salah satu pulau dalam Kepulauan Sandwich Selatan.

Gunung api setinggi 843 meter itu berdiri di tengah perairan Atlantik Selatan yang seuntukan tertutup bongkahan es laut.

Selain titik panas, citra satelit juga memperlihatkan kepulan kecil di atas puncak.

Salju di lereng utara gunung tampak makin gelap, yang menjadi indikasi lain adanya aktivitas vulkanik.

Danau Lava Bertahan Selama Puluhan Tahun

Gunung Michael bukan gunung api yang baru aktif.

Dikutip dari laman NASA, analisis data termal dari satelit Landsat, Sentinel, dan ASTER selama sekitar 30 tahun memperlihatkan bahwa gunung tersebut memiliki danau lava di kawah puncaknya.

Fenomena tersebut tergolong langka. Hanya segelintir gunung api di dunia yang diketahui memiliki fitur serupa bersama aktivitas lava yang terus berlangsung, termasuk Klauea di Hawaii, Nyamulagira di Republik Demokratik Kongo, dan Erta Ale di Ethiopia.

Karena lokasinya amat terpencil, pengamatan langsung terhadap Gunung Michael tidak mudah dilakukan.

Para ilmuwan pun mengandalkan data satelit demi memantau perubahan suhu, aktivitas lava, serta emisi gas dari gunung tersebut.

Aktivitas Gunung Michael tidak cuma terlihat melalui panas dari danau lava.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article