MediaKeadilan.com – Dunia kecantikan internasional berduka setelah Miss Austria 2024 Lucia Sisic mengembuskan napas terakhirnya pada usia 22 tahun. Sosok muda ini menyisakan duka mendalam untuk publik Austria setelah bertahun-tahun berjuang melawan sakit jantung sejak lahir.
Organisasi penyelenggara ajang kecantikan nasional Mission Austria secara resmi mengonfirmasi kabar duka ini melalui akun Facebook mereka. Lucia Sisic mengakhiri perjalanannya saat masih memegang mahkota aktif lantaran ajang pemeliharaan gelar berikutnya masih belum sempat digelar.
Kematian sosok menginspirasi ini tidak cuma mengejutkan panggung hiburan, namun juga memicu rasa kehilangan di kalangan aktivis kesehatan anak. Hingga pada saat ini otoritas terkait maupun keluarga masih belum menyerahkan rilis resmi mengenai penyebab tentu kematian sang ratu kecantikan.
Pihak manajemen ajang kecantikan menyampaikan belasungkawa resmi melalui pernyataan tertulis yang menyentuh hati.
“Dengan rasa kaget dan duka cita yang mendalam kami mengetahui kabar meninggalnya Miss Austria 2024 kami, Lucia Sisic,” tulis pernyataan resmi Mission Austria di halaman Facebook mereka.
Penyelenggara juga menegaskan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian wanita inspiratif yang senantiasa memuntukkan energi positif tersebut.
CEO Mission Austria Kerstin Rigger bersama suaminya Jörg menegaskan kehormatan atas dedikasi almarhumah semasa hidup.
Lucia Sisic dikenal sebagai figur publik yang amat terbuka mengenai riwayat penyakit bawaan yang diidapnya sejak kecil. Ia sempat memuntukkan pesan emosional di Instagram demi menyampaikan rasa terima kasih kepada tim medis anak yang merawatnya.
Perjuangan medis Lucia telah dimengawali sejak hari pertama ia lahir ke dunia berdasarkan penuturannya kepada media lokal.
Kepada media Austria Heute pada 2024 lalu, ia secara terbuka membeberkan operasi pertamanya dilakukan tepat setelah ia dilahirkan.
Pengalaman masa kecil yang berbeda dari kalangan anak lain justru menempa mentalitasnya menjadi amat tangguh.
Yayasan Herzkinder Österreich yang mendampingi kalangan anak penderita jantung juga merasa amat kehilangan atas kepergian sosok yang rajin memberi dukungan moral ini.
Lembaga sosial tersebut menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Lucia yang dinilai amat mendadak dan terlalu cepat.
Mereka menilai Lucia sebagai representasi penyintas yang sukses mengubah rasa sakit menjadi sumber keberanian untuk orang lain.
Pihak lembaga berjanji akan senantiasa mengingat semangat hidup dan keceriaan yang dipancarkan almarhumah sepanjang hidupnya.
Kisah perjalanan hidup Lucia Sisic menyisakan catatan penting mengenai perjuangan penderita kelainan jantung bawaan di Austria. Sejak menyabet gelar Miss Austria pada tahun 2024, ia konsisten memanfaatkan panggung popularitasnya demi menyuarakan kesadaran kesehatan jantung.
