Debu Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Negeri Jiran? Pemerintah Malaysia Buka Suara

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) membantah informasi yang beredar di media sosial terkait abu vulkanik erupsi gunung anak Krakatau emasuki wilayah udara Malaysia.

Direktur Jenderal MetMalaysia, Dr Mohd Hisham Mohd Anip, menyebutkan pemantauan terbaru tidak menemukan bukti bahwa abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau bergerak menuju Semenanjung Malaysia, Sabah, maupun Sarawak.

Menurutnya, abu vulkanik yang terdeteksi justru bergerak menuju wilayah Samudra Hindia di sebelah barat laut Sumatera.

“Hasil pemantauan memperlihatkan debu tersebut bergerak ke wilayah laut terbuka, bukan menuju Semenanjung, Sabah, atau Sarawak,” katanya dikutip dari Berita Harian.

Mohd Hisham juga mengimbau masyarakat sekitar, khususnya pengguna media sosial, tidak menyebarkan informasi yang masih belum terverifikasi.

Penyebaran informasi yang tidak akurat dinilai berpotensi menimbulkan kepanikan.

Ia juga menegaskan bahwa aktivitas gunung berapi dan gempa bumi yang terjadi bersamaan bersama fenomena El Nino merupakan dua hal berbeda.

“Kejadian letusan gunung berapi atau gempa bumi bersama fenomena El Nino yang melanda negara merupakan dua hal berbeda dan tidak memiliki kaitan langsung. Kebetulan terjadi dalam periode yang sama berakibat ada pihak yang menganggap keduanya saling berkaitan,” katanya.

Semasih belumnya, media sosial Malaysia diramaikan klaim bahwa gas sulfur dioksida (SO) dari letusan terbaru Anak Krakatau telah memasuki wilayah udara Malaysia.

Klaim tersebut disertai gambar model atmosfer berwarna merah dan jingga serta imbauan kepada masyarakat sekitar demi memakai masker.

Namun, MetMalaysia menegaskan pemantauan yang dilakukan tidak memperlihatkan adanya abu vulkanik beracun yang melintasi wilayah udara Malaysia.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article