MediaKeadilan.com – Kebutuhan energi terus meningkat seiring bersama pertumbuhan penduduk, perkembangan teknologi, dan aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, tidak seluruh sumber energi memiliki kemampuan yang sama demi tersedia kembali setelah digunakan berakibat penting memahami karakteristik setiap jenisnya.
Berdasarkan ketersediaannya, sumber energi secara umum dapat dibedakan menjadi energi terbarukan dan energi tidak terbarukan.
Memahami perbedaan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan beserta contohnya dapat menolong mengenali pilihan energi yang makin berkelanjutan demi masa depan.
Apa Itu Sumber Energi Terbarukan dan Tidak Terbarukan?
Sumber energi terbarukan merupakan sumber daya alam yang dapat tersedia kembali melalui proses alami dalam waktu relatif singkat berakibat penggunaannya dapat berlangsung secara berkelanjutan apabila dikelola bersama baik.
Energi surya, angin, air, panas bumi, biomassa, dan gelombang laut merupakan sejumlah contoh sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan demi memenuhi kebutuhan manusia.
Energi surya memanfaatkan radiasi matahari, sementara itu energi angin memakai pergerakan udara demi menghasilkan tenaga yang dapat dikonversi menjadi listrik.
Sementara itu, sumber energi tidak terbarukan berasal dari sumber daya alam bersama jumlah terbatas dan membutuhkan waktu yang amat lama demi terbentuk kembali berakibat cadangannya dapat berkurang akibat pemakaian terus-menerus.
Batu bara, minyak bumi, dan gas alam termasuk sumber energi tidak terbarukan yang selama ini sejumlah digunakan demi kebutuhan listrik, transportasi, industri, dan berbagai aktivitas lainnya.
Karena proses pembentukan sumber energi tersebut berlangsung dalam rentang waktu geologis, persediaannya tidak dapat dipulihkan bersama cepat ketika telah dieksploitasi dan digunakan.
Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tidak Terbarukan Beserta Contohnya
Perbedaan kedua sumber energi tersebut dapat dilihat dari sejumlah aspek, mengawali dari ketersediaan hingga dampaknya terhadap lingkungan.
1. Ketersediaan sumber energi
Energi terbarukan memiliki sumber yang dapat diperbarui secara alami berakibat relatif makin berkelanjutan dalam jangka panjang.
Matahari tetap menghasilkan energi setiap hari, angin terus bergerak, sementara itu siklus air mebarangkalikan tenaga air dimanfaatkan kembali.
Sebaliknya, sumber energi tidak terbarukan mempunyai cadangan terbatas berakibat jumlahnya akan terus berkurang ketika digunakan.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini
