Asal-Usul Illuminati, Dari Perkumpulan Kaum Intelektual Bavaria hingga Dibubarkan Pemerintah

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Nama Illuminati hingga kini kerap dikaitkan bersama teori konspirasi tentang kelompok rahasia yang disebut mengendalikan berbagai peristiwa dunia.

Padahal, sejarah mencatat Illuminati sebagai perkumpulan yang benar-benar sempat berdiri di Bavaria pada abad ke-18 bersama gagasan yang jauh berbeda dari berbagai mitos modern tentangnya.

Organisasi tersebut lahir ketika pemikiran Pencerahan mengawali berkembang di Eropa dan kritik terhadap kekuasaan gereja serta pihak pemerintahan semakin sejumlah dibicarakan oleh kaum intelektual.

Asal Usul Illuminati

Dikutip dari National Geographic, sejarah Illuminati bermula dari Johann Adam Weishaupt, seorang profesor hukum yang lahir di Ingolstadt, Bavaria, pada 1748. Ia hidup di tengah lingkungan Bavaria yang amat dipengaruhi tradisi Katolik dan lalu sejumlah membaca pemikiran para filsuf Pencerahan Prancis.

Gagasan Pencerahan menciptakan Weishaupt mempertanyakan sistem sosial dan politik yang menurutnya membatasi kebebasan berpikir.

Ia lalu mencari bentuk perkumpulan yang dapat mendorong penggunaan akal, penyebaran pengetahuan, kebebasan berpikir, serta gagasan mengenai kesetaraan.

Weishaupt sempat bergabung bersama Freemasonry yang pada masa itu berkembang di berbagai wilayah Eropa.

Namun, ia lalu merasa tidak sepenuhnya puas bersama perkumpulan tersebut dan memilih membentuk organisasi rahasianya sendiri bersama sejumlah rekannya.

Illuminati didirikan pada 1 Mei 1776 di Ingolstadt, Bavaria. Nama Illuminati berasal dari istilah Latin illuminatio yang berkaitan bersama pencerahan atau penerangan.

Pada tahap awal, organisasi tersebut memiliki struktur keanggotaan yang sederhana. Terdapat tingkatan pemula, Minerval, dan Minerval yang diterangi. Penggunaan nama Minerval merujuk pada Minerva, figur dalam mitologi Romawi yang diasosiasikan bersama kebijaksanaan dan pengetahuan.

Tujuan kelompok ini berkaitan bersama penyebaran gagasan rasional dan kebebasan dari prasangka keagamaan. Weishaupt menginginkan masyarakat sekitar yang menurut pandangannya makin bebas dari hambatan berdasarkan hierarki, pangkat, dan kekayaan.

Illuminati lalu berkembang cukup cepat. Keanggotaannya tidak lagi terbatas pada lingkungan kalangan akademisi Weishaupt, namun meluas kepada kalangan bangsawan, politikus, dokter, pengacara, intelektual, dan penulis.

Tokoh Baron von Knigge, yang semasih belumnya memiliki pengalaman bersama Freemasonry, turut berperan dalam memperluas jaringan Illuminati. Di bawah perkembangan tersebut, struktur organisasi semakin kompleks dan memiliki sejumlah tingkat inisiasi.

Namun, pertumbuhan Illuminati tidak berlangsung lama. Perselisihan internal antara Weishaupt dan Knigge mengenai tujuan serta tata cara organisasi akhirnya memperlemah kelompok tersebut.

Tekanan dari luar lalu semakin besar. Pemerintah Bavaria mengeluarkan aturan yang melarang pembentukan perkumpulan tertentu tanpa izin pihak pemerintah pada 1784. Larangan tersebut diperkuat pada tahun berikutnya dan berdampak langsung terhadap keberadaan Illuminati.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article