MediaKeadilan.com – Seorang pemilik restoran mengaku wajib mengeluarkan uang besar mencapai Rp1,75 miliar demi menyogok pihak kepolisian agar bisnisnya tak diganggu.
Kasus ini bukan terjadi di Indonesia melainkan di negara tetangga Vietnam.
Seorang pemilik restoran di Ho Chi Minh City membayar suap makin dari VND1,7 miliar atau sekitar Rp1,1 miliar kepada seorang mantan pihak kepolisian agar aktivitas prostitusi di tempat usacuma tidak tersentuh pemeriksaan.
Pemilik restoran bernama Nguyen Dinh Thong bagaikan dikutip dari Vnexpress mengaku menyerahkan uang tersebut kepada mantan pihak kepolisian Ha Manh Truong.
Namun, uang yang disebut sebagai pembayaran perlindungan itu diduga justru digunakan Truong demi kepentingan pribadi.
Fakta ini terkuak pada sidang di Pengadilan Rakyat Ho Chi Minh City.
Thong menyikapi dakwaan terkait perantara prostitusi dan penyuapan, sementara Truong didakwa menjalankan penipuan serta penggelapan harta.
Tiga orang lain yang mengelola restoran milik Thong juga didakwa terkait aktivitas prostitusi.
Menurut dakwaan, Thong menunjuk Dong Trong Le, 48, sebagai manajer umum dan Vo Phuc Chau, 36, sebagai wakil manajer di dua restoran yang berada di Jalan Tran Quang Khai, Distrik Tan Dinh.
Sejak Februari 2024, para pengelola restoran disebut membiarkan sejumlah pekerja wanita melayani pelanggan dalam transaksi prostitusi.
Thong dan Le disebut datang ke lokasi satu hingga dua kali dalam sebulan demi menyerahkan arahan mengenai operasional.
Salah satu instruksinya diduga berkaitan bersama pengaturan layanan seksual pekerja wanita dan pelanggan.
Pekerja wanita disebut bernegosiasi langsung bersama pelanggan bersama tarif antara VND2,5 juta hingga VND3 juta atau Rp2,06 juta demi setiap transaksi. Uang tersebut lalu menjadi milik mereka.
Sementara itu, para pengelola memperoleh 20 persen dari biaya kamar yang dipesan.
Mereka juga memperoleh uang tambahan dari pelanggan ketika menolong mengatur layanan tersebut.
Aktivitas itu akhirnya terbongkar pada malam 7 November 2024.
Polisi Ho Chi Minh City menjalankan pemeriksaan di dua hotel di Distrik Phu Nhuan dan menemukan sejumlah hostess dari restoran Thong sedang menjalankan hubungan seksual bersama pelanggan.
