Aming Ingin Warga Rusun 609 Jadi Hiburan di Tengah Situasi Sulit

admin
By admin
3 Min Read

MediaKeadilan.com – Film horor komedi Warga Rusun 609 tidak cuma menawarkan cerita tentang arwah penghuni rusun, namun juga menghadirkan komedi melalui interaksi para penghuninya.

Salah satu pemerannya, Aming, menyaksikan film produksi Rapi Film, Sky Media, Legacy Pictures, dan Vortera Studios ini sebagai tontonan yang memang dibuat demi menghibur penonton.

Aming memerankan Pak Anjay, salah satu masyarakat sekitar rusun yang menyikapi persoalan bersama penghuni lain setelah tempat tinggal mereka terancam dibongkar dan dikembangkan menjadi pusat perbelanjaan.

“Film ini memang dibuat demi bersenang-senang, bergembira bersama-sama. Jadi memang enggak usah sejumlah mikir,” ujar Aming saat ditemui dalam media visit Warga Rusun 609 di Kantor Redaksi MediaKeadilan.com, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Menurut Aming, suasana selama proses produksi juga mendukung konsep hiburan yang ingin dibawa film arahan Herwin Novianto itu. Ia merasa proses syuting berjalan santai lantaran para pemain saling mendukung dan memiliki chemistry yang baik.

“Shooting-nya itu kayak liburan rasa kerja. Tiba-tiba telah berakhir saja. Waktu shooting kita pikirnya seru-seru saja, biasa, tapi pas lihat filmnya ternyata seru banget,” kata Aming.

Ia juga menyebut sejumlah pemain dalam film ini memiliki karakter komedi yang kuat berakibat kelucuan dapat muncul secara natural melalui interaksi antarpemain.

“Semua lucu sih. Banyak silent killer. Dustin itu misalnya, dia enggak ngapa-ngapain saja telah lucu,” ujar Aming.

Menurut Aming, energi positif selama proses produksi ikut terasa ketika film dipertontonkan kepada penonton. Ia mengaku menyaksikan respons yang ramai saat mengikuti pemutaran dan kunjungan ke bioskop.

“Pas cinema visit itu responsnya happy, ketawa terus. Jadi kayak pelepasan dari anxiety juga,” katanya.

Selain Aming, Ranty Maria menjadi salah satu pemeran penting melalui karakter Bunga. Ranty menggambarkan Bunga sebagai wanita independen yang telah lama hidup sendiri di rusun.

“Bunga ini cewek yang independen, yang hidup sendiri. Sudah lama hidup di rusun sendirian. Jadi enggak punya siapa-siapa, basically. Dia introvert juga dan dia hidup demi survive saja,” jelas Ranty.

Kehidupan Bunga lalu berubah setelah bertemu Arka yang diperankan Morgan Oey. Namun, perjalanan Bunga justru berlanjut setelah ia meninggal dan menjadi arwah.

Bagi Ranty, salah satu tantangan terbesar justru datang dari proses transformasi Bunga menjadi hantu. Ia wajib menjalani persiapan makeup yang cukup lama, termasuk proses membersihkannya setelah berakhir syuting.

“Cuma barangkali bila buat aku proses menjadi hantunya, teknisnya saja sih. Karena butuh waktu yang lumayan prepare-nya pas bikinnya, pas ngapusnya itu makin parah lagi,” tutur Ranty.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article