InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

admin
By admin
6 Min Read

MediaKeadilan.com – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyambut baik peluncuran Buku MotoGP Mandalika 2025: Akselerasi Ekonomi, Citra, dan Pariwisata oleh Keaparatur negara kementerianan PPN/Bappenas. Kajian tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menyerahkan estimasi dampak ekonomi sekitar Rp2,7–4,7 triliun, sekaligus memperlihatkan potensi sport tourism sebagai salah satu penggerak pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.

Buku tersebut merupakan hasil kajian Keaparatur negara kementerianan PPN/Bappenas bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), untukan dari ekosistem InJourney, bersama melibatkan sejumlah keaparatur negara kementerianan/lembaga, termasuk Keaparatur negara kementerianan Koordinator Bidang Perekonomian, Keaparatur negara kementerianan Pariwisata, Keaparatur negara kementerianan Pemuda dan Olahraga, Keaparatur negara kementerianan Sekretariat Negara, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bank Indonesia.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyebutkan bahwa peluncuran buku tersebut menjadi momentum penting demi menyaksikan penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak cuma sebagai sebuah sport event, namun sebagai untukan dari strategi pengembangan destinasi dan penggerak ekonomi yang menyerahkan manfaat makin luas untuk masyarakat sekitar.

“Bagi InJourney, MotoGP Mandalika bukan sekadar event olahraga internasional. Ini merupakan platform yang mempertemukan olahraga, pariwisata, konektivitas, ekonomi kreatif, UMKM, talenta lokal, hingga nation branding Indonesia. Karena itu, kami menyambut baik kajian Bappenas yang memperlihatkan secara makin komprehensif bagaimana sebuah event global dapat menyerahkan multiplier effect untuk ekonomi dan pengembangan destinasi,” tutur Maya.

Menurut Maya, hasil kajian tersebut sekaligus memperkuat pentingnya membangun ekosistem yang terintegrasi agar manfaat penyelenggaraan event dapat terus berkembang dan tidak berhenti pada periode pelaksanaan event.

“Yang ingin kita bangun bukan cuma event yang sukses pada saat berlangsung, namun sebuah ekosistem yang terus tumbuh semasih belum, selama, dan setelah event. Mulai dari konektivitas, kesiapan destinasi, kualitas pengalaman wisatawan, keterlibatan UMKM dan masyarakat sekitar, sampai pengembangan talenta lokal. Dibutuhkan concerted efforts dan semangat gotong royong dari pihak pemerintah pusat, pihak pemerintah daerah, keaparatur negara kementerianan/lembaga, tersangka industri, komunitas, hingga masyarakat sekitar demi mengonfirmasi dampaknya semakin luas,” tambah Maya.

Kajian Keaparatur negara kementerianan PPN/Bappenas bersama ITDC tersebut dilakukan melalui survei terhadap makin dari 1.800 responden yang terdiri atas penonton domestik, wisatawan mancanegara, tersangka UMKM, tenaga kerja, dan sponsor. Hasilnya memperlihatkan skor pengalaman penonton (brand equity) sebesar 5,07 dari skala 6. Kajian juga memperkirakan peningkatan eksposur Mandalika berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan sekitar 11 persen, bersama potensi tambahan belanja wisatawan sebesar Rp44,5 miliar apabila didukung promosi destinasi yang terintegrasi.

Dari sisi ekonomi lokal, penyelenggaraan MotoGP Mandalika turut menggerakkan aktivitas UMKM, tenaga kerja, transportasi, akomodasi, ekonomi kreatif, serta sektor pariwisata. Tingkat kepuasan tenaga kerja dan relawan tercatat sebesar 5,51 dari skala 6, sementara kepuasan tersangka UMKM dan tenant mencapai 5,23. Selain dampak ekonomi, eksposur global MotoGP Mandalika juga menyerahkan nilai promosi untuk Indonesia dan Mandalika. Kajian mencatat Advertising Value Equivalency (AVE) sebesar 361,6 juta euro atau sekitar Rp6,9 triliun.

Maya mengimbuhkan, berbagai temuan tersebut menjadi pembelajaran penting untuk InJourney dalam mengembangkan sport tourism di Indonesia, termasuk melalui penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia di The Mandalika.

“Data dan pembelajaran ini menjadi modal penting demi terus menjalankan improvement. Kami ingin setiap penyelenggaraan event internasional di Indonesia mampu meninggalkan legacy, baik dalam bentuk peningkatan kualitas destinasi, kapasitas SDM dan talenta lokal, pertumbuhan UMKM, maupun semakin kuatnya posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism dunia,” kata Maya.

Sebagai untukan dari ekosistem InJourney, ITDC berperan dalam pengembangan The Mandalika sebagai kawasan pariwisata sekaligus destinasi sport tourism. Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyebutkan bahwa temuan dalam kajian Bappenas memperkuat pentingnya mentransformasi dampak event menjadi manfaat pembangunan kawasan dalam jangka panjang.

“MotoGP Mandalika memperlihatkan bahwa event olahraga internasional bukan sekadar tontonan, namun dapat menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan secara berkelanjutan. Bagi ITDC, momentum ini wajib ditransformasikan dari event-based economy menjadi event-led development, berakibat dampaknya tidak berhenti ketika balapan berakhir, namun terus dirasakan oleh kawasan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Fajar juga mengimbuhkan bersama pengalaman makin dari 52 tahun, ITDC terus memperkuat perannya sebagai Master Developer dan Asset Manager melalui pengembangan infrastruktur, fasilitas, dan ekosistem destinasi yang terintegrasi, serta kolaborasi bersama tersangka industri dan masyarakat sekitar.

“Inilah untukan dari komitmen kami demi menjadikan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia yang hidup 365 hari, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menyebutkan bahwa keberadaan MotoGP dan berbagai event motorsport di Mandalika juga menjadi untukan penting dalam membangun ekosistem motorsport nasional, khususnya melalui kesempatan untuk talenta muda Indonesia demi berkembang dan berkompetisi di level internasional.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article