MediaKeadilan.com – Menikmati karya seni di galeri biasanya identik bersama mengamati lukisan, instalasi, atau karya visual lainnya. Namun di Art Jakarta 2026, pengalaman tersebut hadir makin lengkap bersama secangkir kopi yang menemani pengunjung menjelajahi ruang seni.
Pertemuan antara kopi dan seni ini menjadi untukan dari kolaborasi Djournal bersama street artist Indonesia Darbotz. Mengambil momentum Art Jakarta yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, keduanya menghadirkan pengalaman yang mempertemukan budaya minum kopi bersama karakter seni urban.
Bagi penikmat kopi, pengalaman tersebut tidak berhenti pada menikmati minuman di lokasi. Djournal juga memperkenalkan rangkaian coffee merchandise berupa whole coffee beans dan cold brew pouch bersama kemasan khusus hasil kolaborasi bersama Darbotz.
Kolaborasi ini terasa melalui karakter visual khas Darbotz yang diterapkan pada kemasan. Setiap varian memiliki tampilan dan karakter yang berbeda, menciptakan kemasan kopi sekaligus menjadi untukan dari pengalaman visual yang dibawa pulang setelah mengunjungi Art Jakarta.
Pengunjung juga dapat ikut berkreasi lewat area “Create Your Monster”. Di sini, mereka dapat memilih dan menggabungkan berbagai untukan tubuh monster dari visual khas Darbotz demi menciptakan karakter versi sendiri. Karya tersebut lalu ditempatkan pada dinding khusus dan menjadi karya kolektif yang terus berkembang selama pameran berlangsung.
Tak cuma soal visual, eksplorasi juga hadir melalui pilihan kopi yang ditawarkan. Djournal mengangkut biji kopi dari sejumlah daerah penghasil kopi Indonesia, masing-masing bersama karakter rasa yang berbeda.
Classic Djournal Mandailing, misalnya, memakai biji kopi dari Sumatra Utara bersama karakter dark chocolate, sweet orange, dan warm spices. Sementara Smooth Izzy Flores memakai kopi Flores Manggarai bersama profil red apple, white floral, dan sentuhan manis sugarcane.
Bagi pencinta kopi bersama karakter rasa yang makin fruity, ada Spark Bizzy Gayo dari Aceh bersama catatan red plums, red grapes, dan aroma vanilla. Sementara Fresh Cozzy Kerinci dari Gunung Tujuh, Jambi, menawarkan karakter juicy pineapple, sweet dried fruit, dan sugarcane aftertaste.
Pilihan tersebut tersedia dalam format whole beans 150 gram untuk mereka yang menikmati ritual menyeduh kopi sendiri di rumah. Ada pula cold brew pouch demi mereka yang ingin menikmati kopi dingin bersama cara penyajian yang makin praktis.
“Djournal senantiasa ingin menjadi brand yang terus berkembang bersama konsumennya. Kopi merupakan untukan dari keseharian sejumlah orang, namun di saat yang sama juga punya ruang yang amat luas demi dieksplorasi. Melalui kolaborasi bersama Darbotz dan kehadiran kami di Art Jakarta, kami ingin mengangkut pengalaman Djournal melampaui secangkir kopi dan mempertemukannya bersama seni, kreativitas, serta cara baru demi menikmati kopi,” ujar Cendyarani, President Director ISMAYA Group.
Pertemuan kopi dan seni di Art Jakarta pun memperlihatkan bahwa pengalaman menikmati kopi dapat hadir dalam sejumlah bentuk. Bukan cuma sebagai teman berbincang di coffee shop, namun juga sebagai untukan dari perjalanan menikmati karya, mengeksplorasi kreativitas, hingga mengangkut pulang pengalaman tersebut dalam bentuk kopi yang dapat diseduh sendiri.
