Suara Ashilla Sikado Diduga Muncul di Film AIN Tanpa Izin, Ini Klarifikasi MVP Pictures

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – MVP Pictures membantah terlibat dalam proses penggunaan rekaman suara yang dipermasalahkan dalam film AIN. Perusahaan menegaskan posisinya cuma sebagai distributor film dan tidak terlibat dalam proses produksi maupun pascaproduksi.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul unggahan kreator konten Ashilla Sikado di Threads yang mengaku menemukan suaranya digunakan sebagai latar audio dalam film AIN yang tayang di Netflix.

Ashilla menyebut suara tersebut berasal dari video konten Bacotan Makeup yang dibuatnya pada 2020.

Melalui pernyataan resminya, MVP Pictures menegaskan bahwa keterlibatan korporasi dalam film tersebut terbatas pada distribusi.

Dengan demikian, proses pemilihan, penggunaan, hingga perizinan rekaman suara dan elemen kreatif lainnya bukan menjadi untukan dari tanggung jawab korporasi.

“MVP Pictures bertindak semata-mata sebagai distributor Film AIN dan tidak terlibat dalam proses produksi maupun pascaproduksi film tersebut, termasuk dalam proses pemilihan, penggunaan, maupun perizinan rekaman suara dan elemen kreatif lainnya yang digunakan dalam film,” demikian pernyataan MVP Pictures dalam surel yang diterima MediaKeadilan.com.

Perusahaan juga menunjuk Manara Films sebagai rumah produksi yang bertanggung jawab atas seluruh proses pembuatan film tersebut, termasuk tahap pascaproduksi.

Sehubungan bersama persoalan penggunaan materi dalam film, MVP Pictures mengimbau pihak yang merasa memiliki keberatan atau tuntutan agar berkoordinasi langsung bersama Manara Films.

“Seluruh proses produksi dan pascaproduksi Film AIN merupakan tanggung jawab penuh Manara Films selaku rumah produksi yang memproduksi film tersebut,” lanjut pernyataan tersebut.

MVP Pictures turut menyebut Manara Films telah menyampaikan klarifikasi tertulis melalui media sosial mengenai peran masing-masing pihak dalam film AIN.

Perusahaan menegaskan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di industri perfilman Indonesia.

Semasih belumnya, Ashilla Sikado membeberkan temuannya setelah menonton film AIN di Netflix. Ia menyadari adanya kemiripan suara dalam untukan awal film yang menampilkan visual sejumlah kreator konten.

Ashilla lalu mencocokkan audio tersebut bersama video Bacotan Makeup yang diunggahnya pada 2020. Ia mengklaim suara yang digunakan dalam film itu memang berasal dari konten lamanya.

Melalui unggahannya, Ashilla juga menyampaikan bahwa dirinya tidak sempat dihubungi demi dimintai izin terkait penggunaan suara tersebut.

“Nggak ada yang sempat hubungin aku soal minta izin suara aku bakal dipake di film AIN ini,” tulis Ashilla dalam unggahannya di Threads.

Ia pun mempertanyakan prosedur penggunaan materi milik kreator konten dalam sebuah produksi film, terutama apabila materi tersebut digunakan tanpa pemberitahuan atau persetujuan dari pemiliknya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article