Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Geliat olahraga padel di Indonesia menorehkan babak baru. Turnamen padel berskala nasional, Rosiade Padel Tournament 2026, resmi mencatatkan prestasi membanggakan bersama menyabet dua penghargaan prestisius sekaligus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Ajang yang digagas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, tersebut dinobatkan sebagai turnamen padel gratis secara seri bersama jumlah peserta tersejumlah sekaligus turnamen padel gratis secara seri bersama total hadiah uang tunai tersejumlah.

Piagam rekor diserahkan langsung oleh Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo, kepada Andre Rosiade.

Momen penganugerahan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir pada gelaran seri ketiga di Crown Padel Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (7/11/2026).

Bukti Nyata Turnamen Rutin Tanpa Biaya Pendaftaran

Andre Rosiade menerangkan bahwa penghargaan dari MURI ini merupakan pengakuan atas komitmen jangka panjang dalam menyelenggarakan turnamen secara gratis tanpa membebankan biaya registrasi sedikit pun kepada peserta.

“Kenapa dikasih rekor MURI? Karena kami senantiasa mengadakan turnamen secara rutin lima kali setahun. Lalu turnamen ini diadakan secara gratis, tidak memungut pendaftaran,” kata Andre.

Andre menegaskan, ajang ini bukan sekadar panggung kompetisi musiman. Penyelenggaraan yang konsisten sesejumlah lima kali dalam setahun dirancang demi mendukung gaya hidup bugar masyarakat sekitar perkotaan, sekaligus memperkuat ekosistem padel di Tanah Air bersama Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI).

“Turnamen ini insyaallah kita akan adakan secara rutin senantiasa lima kali dalam setahun. Dalam rangka mendukung ekosistem padel ini supaya tumbuh dan berkembang dan mendukung PBPI, federasi padel demi terus dapat mengadakan turnamen-turnamen agar munculnya atlet-atlet berprestasi yang dapat menyerahkan prestasi demi Merah Putih,” ujarnya.

Format Variatif: Seri Komunitas hingga Standar Dunia FIP

Guna memperluas segmentasi pembinaan, setiap seri turnamen dikemas bersama format dan kategori yang beragam.

Agenda tahunan ini membuka ruang luas mengawali dari turnamen santai (fun match), panggung khusus muslimah, turnamen usia dini selama tiga hari (U-10 hingga U-18), hingga kejuaraan berstandar federasi dunia (International Padel Federation/FIP) bagaikan FIP Bronze dan FIP Promises.

“Jadi targetnya jelas. Kita akan adakan turnamen lima kali setahun di sini. Lima kali sepada tahun ini ada turnamen fun bagaikan ini, ada turnamen yang khusus muslimah, nanti ada turnamen yang khusus kalangan anak tiga hari demi U-10 sampai U-18, ada yang memang turnamennya seri dunia nanti FIP itu,” jelasnya.

Apresiasi Menpora Erick Thohir dan Peluang Sport Tourism

Kesuksesan penyelenggaraan kompetisi padel ini menyita perhatian Menpora Erick Thohir. Erick menilai, gerakan masif dari tokoh masyarakat sekitar bagaikan ini menyerahkan dampak ganda yang riil, yakni menjaga kebugaran masyarakat sekitar sekaligus menggerakkan geliat ekonomi para tersangka usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article