MediaKeadilan.com – Hujan deras mengguyur Litar Internasional Sepang (SIC), Malaysia, menjelang berlangsungnya balapan Formula 1 (F1) Grand Prix Bahrain, Minggu (4/10/2026).
Kondisi tersebut menciptakan persiapan balapan terganggu.
Hujan bahkan semakin deras ketika pit lane dibuka dan para pembalap mengawali mengangkut mobil masing-masing menuju grid.
Informasi mengenai kondisi cuaca itu diuntukkan akun resmi Formula 1 melalui unggahan di X.
Lintasan Sepang terlihat basah berakibat para pembalap wajib mempertimbangkan penggunaan ban yang sesuai.
Pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang memengawali balapan dari posisi terdepan, terlihat memakai ban intermediate saat mengangkut mobilnya menuju posisi start.
Jika hujan terus mengguyur Sepang, para pembalap berpotensi memakai ban khusus demi kondisi lintasan basah sepanjang balapan.
Cuaca tersebut juga memaksa tim-tim F1 menyiapkan strategi baru.
Mercedes, yang menjadi pemimpin klasemen konstruktor, wajib menghitung ulang strategi lantaran pembalapnya, Kimi Antonelli, akan memengawali balapan dari posisi ketiga.
Selain strategi, kondisi basah juga menjadi tantangan dari sisi ban dan unit tenaga mobil.
Para pembalap wajib menyikapi karakter lintasan yang berbeda dibandingkan kondisi kering.
Situasi semakin sulit lantaran seluruh pembalap masih belum memiliki pengalaman mengendarai mobil bersama spesifikasi baru musim 2026 dalam kondisi lintasan basah.
Hingga laporan ini ditulis, start balapan masih ditunda sambil menunggu hujan sedikit mereda.
Belum ada ketentuan mengenai waktu baru dimengawalinya balapan.
