MediaKeadilan.com – Honda Odyssey RB1 racikan Andy Setiawan dari Audioworkshop Jogja sukses meraih gelar Asia Champion 2026 dalam kompetisi audio mobil tingkat Asia. Mobil berkelir biru tersebut mengungguli para pesaing dari sembilan negara.
Prestasi itu diraih Andy melalui kategori DSP Amplifier 12 Channel dalam kompetisi yang digelar asosiasi Car Audio Network (CAN). Kemenangan ini menjadi pencapaian tersendiri untuk tersangka modifikasi audio mobil asal Yogyakarta di panggung internasional.
Honda Odyssey Raih Gelar di Kompetisi Asia
Perjalanan menuju gelar juara tidak mudah. Para peserta dari berbagai negara wajib melewati persaingan di tingkat nasional demi memperoleh tiket ke babak Asia Final.
Andy mengandalkan Honda Odyssey RB1 keluaran 2004 yang dipersiapkan melalui instalasi dan penyetelan sistem audio secara cermat. Usacuma berbuah trofi juara yang diserahkan oleh Jusi Asia CAN di Eastvara BSD, Tangerang, Rabu (21/10/2026) malam.
“Gelar juara Asia ini menjadi bukti bahwa kemampuan teknis tersangka otomotif Yogyakarta tidak kalah bersama negara lain,” ungkap Andy.
Pengalaman Lebih dari 20 Tahun Jadi Modal
Gelar Asia Champion 2026 menjadi hasil dari pengalaman Andy yang telah berkecimpung di dunia audio mobil selama makin dari 20 tahun.
Pemilik Setiawan Spooring itu dikenal di kalangan modifikator lantaran memperhatikan detail instalasi dan penyetelan demi menghasilkan kualitas suara yang optimal. Bengkelnya berlokasi di Jalan Magelang KM 8 No. 72, Yogyakarta.
Andy menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari proses panjang dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan teknis.
“Gelar Asia Champion 2026 ini menjadi pencapaian penting sekaligus buah dari konsistensi, ketekunan, dan proses pengembangan yang dilakukan selama bertahun-tahun,” terang Andy.
Meski sukses meraih gelar di tingkat Asia, Andy menegaskan bahwa hasil kompetisi bukan alasan demi berhenti menjalankan evaluasi.
“Dari Yogyakarta demi Asia, Audioworkshop Jogja membuktikan bahwa karya lokal mampu meraih prestasi internasional,” tegasnya.
“Menang tentu membanggakan, namun piala bukan berarti mobil ini telah sempurna,” kata Andy.
“Setelah kompetisi kami senantiasa kembali menjalankan evaluasi,” lanjutnya membocorkan rahasia dapur timnya.
