Apakah Matcha Mengandung Kafein? Ini Perbandingannya dengan Kopi

admin
By admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Matcha kerap menjadi pilihan untuk orang yang ingin menikmati minuman berkafein bersama cita rasa khas teh hijau dan sensasi yang berbeda dari kopi.

Meski kerap dianggap makin ringan, matcha tetap mengandung kafein alami yang dapat memengaruhi tingkat kewaspadaan dan respons tubuh setelah dikonsumsi.

Jumlah kafein dalam matcha dapat berbeda-beda, bergantung pada kualitas bubuk, sejumlahnya bubuk yang digunakan, dan cara penyajiannya.

Lantas, apakah matcha mengandung kafein makin rendah daripada kopi, dan bagaimana perbedaan efek kedua minuman tersebut untuk tubuh?

Apakah Matcha Mengandung Kafein?

Ya, matcha mengandung kafein lantaran dibuat dari daun teh hijau yang digiling hingga menjadi bubuk halus.

Berbeda bersama teh hijau biasa yang umumnya diseduh memakai daun lalu dipisahkan dari airnya, matcha dikonsumsi bersama bubuk daun teh yang telah dilarutkan dalam air.

Kafein merupakan senyawa alami yang bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat. Zat ini dapat menolong meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk demi sementara waktu. Karena itu, matcha kerap dikonsumsi pada pagi hari atau ketika seseorang membutuhkan konsentrasi saat bekerja dan belajar.

Selain kafein, matcha mengandung L-theanine, yakni asam amino yang secara alami terdapat dalam teh. Sejumlah penelitian memperlihatkan bahwa kombinasi kafein dan L-theanine berpotensi mendukung perhatian dan konsentrasi.

Namun, respons setiap orang berbeda berakibat matcha tidak senantiasa menghasilkan efek yang makin tenang atau bebas dari jantung berdebar dibandingkan kopi.

Matcha juga mengandung katekin, termasuk epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan senyawa antioksidan. Meski demikian, kandungan tersebut tidak menciptakan matcha bebas dari efek samping kafein.

Konsumsi bermakinan tetap dapat memicu kegelisahan, jantung berdebar, sakit kepala, gangguan pencernaan, atau kesulitan tidur, terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

Oleh dikarenakan itu, orang yang sedang membatasi kafein sebaiknya memperhitungkan konsumsi matcha bersama sumber kafein lain, bagaikan kopi, teh, cokelat, dan minuman energi.

Sebagai gambaran umum, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebutkan bahwa asupan hingga 400 miligram kafein per hari umumnya tidak dikaitkan bersama efek negatif untuk kesejumlahan orang dewasa sehat. Angka tersebut bukan batas yang cocok demi seluruh orang, termasuk ibu hamil atau individu bersama kondisi kesehatan tertentu.

Kadar Kafein Matcha vs Kopi

Kadar kafein matcha dan kopi tidak senantiasa sama lantaran dipengaruhi oleh bahan baku, takaran, serta metode penyeduhan.

Sebagai perkiraan, satu sajian matcha yang dibuat dari sekitar 1–2 gram bubuk dapat mengandung kurang makin 30–70 miligram kafein, meskipun produk dan resep tertentu dapat menghasilkan jumlah berbeda.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article