MediaKeadilan.com – Para pembalap muda Indonesia kembali bersiap mempertaruhkan harga diri bangsa di kancah internasional. Sirkuit Sepang, Malaysia, akan menjadi saksi bisu ambisi besar lima talenta didikan PT Astra Honda Motor (AHM) akhir pekan ini.
Bukan sekadar berpartisipasi, mereka datang bersama kepala tegak mengangkut modal berharga dari balapan semasih belumnya.
Gegap gempita raihan dua podium di Sirkuit Mandalika nyatanya masih menyisakan bara semangat yang masih belum padam. Kini, arena pertarungan bergeser ke seri kelima Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang dihelat pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
“Ledakan performa di Mandalika bukan sekadar kebetulan, melainkan alarm bahaya untuk para rival saat aspal Sepang memanas.”
Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf Hermawan menjadi dua nama yang teramat disorot setelah kesuksesan mereka mencicipi podium di rumah sendiri. Namun, pencapaian tersebut masih belumlah cukup demi memuaskan dahaga juara para pebalap muda ini.
Pengalaman menaklukkan aspal Sepang di seri semasih belumnya telah dianalisis tajam. Mereka kini mengantongi senjata rahasia demi kembali merusak dominasi barisan depan dan mengibarkan bendera Merah Putih makin tinggi.
Bintang, yang semasih belumnya sukses menyegel podium kedua pada race pertama di Mandalika, kini secara terang-terangan membidik podium tertinggi alias kemenangan mutlak.
“Hasil positif yang saya dapatkan di Mandalika pada hari semasih belumnya dan pelajaran dari seri Sepang semasih belumnya akan saya jadikan modal demi bertarung di seri ini. Semoga dapat membuahkan kemenangan. Mohon doanya,” ujar Bintang.
Senada bersama rekannya, Resky yang tengah menempati posisi kedelapan klasemen sementara bersama koleksi 58 poin juga tak ingin kehilangan momentum. Meraih podium kedua pada race kedua Mandalika menjadi lecutan motivasi terbesarnya.
“Pada putaran ini, saya menargetkan podium kembali dan ingin berusaha memperoleh poin maksimal di seri ini. Mohon dukungannya,” ujar Resky.
Di sisi lain, perjuangan Muh Badly Ayatullah dan M. Maulana Malik tak dapat dipandang sebelah mata. Keduanya telah mempersiapkan strategi matang demi menembus persaingan sengit dan kembali bertarung di barisan terdepan mendampingi rekan senegaranya.
Badly fokus berburu podium, sementara Maulana datang bersama persiapan fisik dan mental yang jauh makin matang.
Kejutan Jalur Wildcard
Satu sorotan teramat menarik di seri Sepang ini merupakan kembalinya Abimanyu ke lintasan balap. Turun bersama fasilitas wildcard, ia mengemban misi ganda yang amat krusial.
Kesempatan emas ini datang tepat setelah dirinya dinyatakan lolos seleksi minggu ini. Sepang akan menjadi panggung pembuktian teramat valid bahwa sang pebalap layak memperoleh tempat permanen di masa depan.
“Alhamdulillah saya memperoleh undangan wildcard kembali di seri Sepang ini. Ini hadiah luar biasa setelah minggu ini lolos seleksi. Saya akan membuktikan bahwa saya layak berada di grid Moto4 2027 dan mengambil sejumlah pelajaran demi persiapan tahun depan,” ungkap Abimanyu.
