Cara Menghilangkan Iklan di Xiaomi Smart TV Tanpa Aplikasi Tambahan

admin
By admin
5 Min Read
baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Popularitas Xiaomi Smart TV berbasis Android TV terus meningkat pesat di pasar Indonesia berkat penawaran harga yang amat terjangkau serta dukungan fitur hiburan yang tergolong lengkap.

Kendati demikian, kenyamanan saat menyaksikan tayangan favorit bersama keluarga di rumah kerap kali terganggu oleh hadirnya tayangan iklan promosi maupun rekomendasi otomatis yang mendadak muncul di layar.

Banyak pemilik televisi pintar yang tidak menyadari bahwa sistem Android TV secara aktif mengumpulkan data kebiasaan menonton, riwayat pencarian, hingga titik lokasi perangkat demi menyaapabilan iklan yang terpersonalisasi.

Kabar baiknya, pengguna tidak perlu repot mengunduh aplikasi pihak ketiga maupun memasang program tambahan yang rumit demi mengatasi gangguan tersebut.

Seluruh proses pemblokiran iklan dapat dilakukan secara mandiri, aman, dan cepat langsung melalui menu Pengaturan (Settings) bawaan sistem televisi.

Cara Mematikan Iklan TV Xiaomi

Berikut panduan langkah demi langkah demi membersihkan tayangan iklan di Xiaomi Smart TV dari tingkat sistem agar layar kembali bersih dan nyaman dipandang, bagaikan telah MediaKeadilan.com rangkum dari kanal Youtube Nucleus.

Mematikan ID Pengiklan dan Fitur Iklan Terpersonalisasi

Langkah utama demi menghentikan gempuran iklan bertarget merupakan bersama memutus rekam jejak data pengguna.

Google memanfaatkan ID Pengiklan (Advertising ID) khusus yang tersimpan di dalam memori perangkat demi merekam preferensi serta kebiasaan penonton. Data yang terhimpun inilah yang lalu diolah demi memunculkan iklan yang relevan di layar.

Guna menghapus data tersebut dan menghentikan penayangannya, buka layar utama Xiaomi Smart TV lalu masuk ke menu Pengaturan (Settings) yang ditandai bersama ikon roda gigi.

Selanjutnya, pilih menu Preferensi Perangkat (Device Preferences), lalu klik pada opsi Tentang (About). Dari halaman tersebut, gulir tampilan layar ke bawah hingga menemukan menu Informasi Hukum (Legal Information), lalu masuk ke opsi Iklan (Ads).

Di dalam menu Iklan, pilih opsi Reset Advertising ID atau Delete Advertising ID lalu tekan tombol OK demi mengonfirmasi.

Tindakan sederhana ini secara otomatis menghapus seluruh rekam jejak data yang telah dikumpulkan Google sekaligus menggantinya bersama ID baru yang bersih.

Setelah proses tersebut berakhir, langkah berikutnya merupakan mengaktifkan sakelar pada opsi Opt out of Ads Personalization. Dengan menyalakan fitur ini, pengguna secara tegas memblokir Google agar tidak lagi menayangkan iklan yang disesuaikan bersama preferensi pribadi.

Selain rekam jejak aktivitas harian, tayangan iklan yang hadir di Xiaomi Smart TV kerap kali disesuaikan bersama posisi geografis atau lokasi keberadaan televisi di rumah.

Pengiklan memanfaatkan akses lokasi ini demi memborbardir layar bersama promosi produk maupun layanan lokal yang relevan bersama wilayah pengguna.

Untuk menghentikan jalur promosi berbasis area ini, tekan tombol kembali pada penunjuk arah hingga berada di menu Preferensi Perangkat (Device Preferences).

Setelah itu, cari dan buka opsi Lokasi (Location), lalu pilih menu Status Lokasi (Location Status). Matikan atau geser sakelar fitur status lokasi tersebut ke posisi nonaktif.

Begitu fitur lokasi dimatikan, sistem tidak lagi dapat melacak keberadaan perangkat, berakibat penayangan iklan berbasis lokasi dapat diblokir secara efektif.

Menghentikan Laporan Penggunaan dan Diagnosis Sistem

Jalur terakhir yang tidak kalah penting demi ditutup demi memaksimalisasi pemblokiran iklan serta menjaga privasi merupakan fitur pengiriman data latar belakang. Fitur ini secara berkala mengirimkan laporan performa dan diagnosis penggunaan perangkat ke server.

Masih di dalam menu Preferensi Perangkat (Device Preferences), gulir tampilan layar lalu pilih opsi Penggunaan & Diagnosis (Usage & Diagnostics).

Matikan sakelar fitur tersebut agar posisinya berubah menjadi nonaktif (turn off). Dengan mematikan pengiriman data diagnosis ini, pengguna sukses menutup akses pengumpulan informasi terselubung yang berpotensi digunakan demi keperluan penayangan iklan.

Menjalankan rangkaian pengaturan sederhana ini tidak cuma mengembalikan kenyamanan menonton tanpa interupsi iklan, namun juga menjaga kerahasiaan data pribadi seluruh anggota keluarga di rumah.

Selain itu, antarmuka Xiaomi Smart TV pun dapat beroperasi bersama makin responsif lantaran beban pemrosesan data iklan di latar belakang telah sukses dihentikan.

Yang Perlu Dicatat

MediaKeadilan.com sempat menguji trik di atas. Perlu dicatat bahwa setting di atas cuma efektif demi menghilangkan iklan-iklan yang berada di luar aplikasi TV

Jika iklan “sepaket” bersama aplikasi yang diinstall, bagaikan iklan di Youtube misalnya, maka tutorial di atas tidak terlalu terdampak.

Rekomendasi tayangan yang berasal dari Google Play Movies and TV juga tidak terdampak, alias tetap membanjiri halaman awal saat TV dinyalakan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article