JC-T Perluas Eksplorasi Musik Lewat Album Ketiga TANGENT, Ada Sentuhan Kreatif Lebih Personal

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Penyanyi asal Tiongkok, Tan Jianci alias JC-T, resmi merilis album solo ketiganya bertajuk TANGENT pada 28 September 2026. Album ini menjadi babak baru dalam perjalanan musik JC-T lantaran demi pertama kalinya ia mengambil peran makin besar di balik proses kreatif.

Dalam TANGENT, JC-T bertindak sebagai Executive Producer sekaligus Lead Producer. Ia terlibat langsung dalam menentukan konsep, arah musikal, hingga identitas visual album.

TANGENT dirilis secara global sebagai proyek perdana dari kemitraan strategis JC-T bersama Warner Music China. Kerja sama tersebut menjadi langkah demi memperluas jangkauan musik JC-T ke pendengar internasional.

Secara konsep, TANGENT terinspirasi dari kata Latin tangere yang berarti “menyentuh”. Judul tersebut juga merujuk pada garis singgung dalam matematika dan memiliki kaitan bersama nama belakang JC-T, Tan.

Album ini mengangkat tema identitas, hubungan antarmanusia, serta perbedaan antara bagaimana seseorang dilihat dan siapa dirinya sebenarnya. Gagasan tersebut dirangkum melalui kalimat “WHAT YOU SEE IS NOT THE WHOLE.”

Melalui tema tersebut, JC-T mengeksplorasi berbagai pengalaman yang dapat memengaruhi cara seseorang memahami diri sendiri maupun orang lain.

TANGENT terdiri dari 13 lagu bersama warna musik yang beragam, mengawali dari atmospheric pop, R&B, low-slung rap, hingga contemporary dance music.

Semasih belum album dirilis, JC-T makin dulu memperkenalkan dua lagu, yakni PROOF dan DEAD REFLEX. Sementara itu, DROP dan menjadi dua focus track dalam album tersebut.

DROP merupakan lagu berbahasa Inggris yang memadukan deep house, musik elektronik kontemporer, dan EDM. Lagu ini menggambarkan hubungan penuh tarik-ulur antara dua sosok yang sama-sama kuat dan saling tertarik.

Sementara itu, menjadi single mandarin bersama pendekatan atmospheric pop ballad. Lagu tersebut mengangkat kisah tentang hubungan yang masih memiliki perasaan, namun dihadapkan pada ketidakcocokan.

Selain musik, konsep TANGENT juga dibawa ke ruang publik melalui experiential spaces di China. Mulai 29 September hingga 31 Oktober, ruang bertema TANGENT hadir di 11 kota bersama menghadirkan cermin, pengalaman mendengarkan musik, dan instalasi interaktif.

Kehadiran ruang tersebut menjadi untukan dari konsep album yang mengajak pendengar menyaksikan hubungan, identitas, dan persepsi dari sudut pandang berbeda.

Dengan TANGENT, JC-T tidak cuma memperkenalkan album terbarunya, namun juga memperlihatkan perkembangan dirinya sebagai musisi.

Keterlibatannya sebagai Executive Producer dan Lead Producer menjadi langkah baru dalam mengambil kendali atas arah kreatif karya musiknya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article