Jelang Asian Games 2026, Atlet Terbaik Indonesia Bakal Unjuk Gigi di Grand Final IPL S2

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Grand Final BRI Indonesian Pingpong League (IPL) Season 2 bakal menjadi salah satu ajang penting untuk atlet tenis meja Indonesia semasih belum tampil di Asian Games 2026. Turnamen tersebut diadakan pada 26-30 Agustus 2026 di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Momentum tersebut semakin menarik lantaran seluruh atlet Indonesia yang dipersiapkan demi Asian Games 2026 akan ambil untukan dalam Grand Final BRI IPL S2.

Mereka akan memperkuat delapan klub yang sukses mengonfirmasi tempat di babak puncak kompetisi.

Grand Final BRI IPL S2 akan mempertemukan empat klub di sektor putra, yakni ONIC Sport Jakarta, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, dan Zakhwan Sport.

Sementara di sektor putri terdapat ONIC Sport Jakarta, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, serta Jasa Raharja Putera.

Pemilihan Trans Studio Mall Cibubur sebagai lokasi pertandingan juga menjadi untukan dari upaya memperkenalkan tenis meja kepada masyarakat sekitar luas.

Pertandingan akan diadakan di area pusat dunia maya berakibat pengunjung dapat menyaksikan langsung kompetisi para atlet.

“Kami adakan di tengah-tengah mall bersama tujuan memasyarakat sekitarkan olahraga tenis meja. Diharapkan dapat menarik perhatian pengunjung pusat dunia berakibat dapat mengawali mencintai tenis meja,” ujar Sekjen IPL Yon Mardiyono.

Grand Final BRI IPL S2 memakai format pertandingan yang berbeda antara sektor putra dan putri. Di sektor putra, setiap pertandingan terdiri dari tiga partai tunggal, sementara itu sektor putri memainkan dua partai tunggal dan satu partai ganda.

Liga Pingpong Indonesia Musim 2 sendiri diikuti oleh 153 klub. Namun, babak Grand Final yang sewajibnya digelar pada akhir 2025 wajib ditunda hingga Agustus 2026.

Penundaan tersebut terjadi lantaran sejumlah atlet wajib menjalani agenda internasional, termasuk SEA Games dan berbagai kejuaraan lainnya.

Panitia lalu memilih Agustus sebagai waktu pelaksanaan sekaligus menjadikan Grand Final sebagai untukan dari persiapan menuju Asian Games 2026.

“Grand Final ini sewajibnya dilakukan akhir tahun 2025 tapi tertunda lantaran ada SEA Games dan sejumlah kejuaraan internasional yang diikuti para atlet.”

“Jadi kita undur dan pilih di Agustus ini lantaran bertepatan bersama HUT RI ke-81 dan dapat persiapan jadi atlet menuju Asian Games 2026,” sambung Yon.

Indonesia sendiri akan mengirimkan 10 atlet tenis meja ke Asian Games 2026. Kontingen tersebut terdiri dari lima atlet putra dan lima atlet putri, ditambah dua atlet yang disiapkan sebagai cadangan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article