MediaKeadilan.com – Cegukan kerap muncul secara tiba-tiba ketika seseorang makan terlalu cepat, minum minuman bersoda, atau merasakan perubahan kondisi tertentu pada tubuh.
Suara “hik” yang muncul berulang kali biasanya tidak berbahaya dan dapat berhenti bersama sendirinya dalam sejumlah menit.
Namun, perlu waspada apabila cegukan berlangsung lama atau terus berulang tanpa dikarenakan yang jelas dapat berkaitan bersama gangguan kesehatan tertentu.
Memahami kenapa dapat cegukan menolong seseorang mengenali pemicunya sekaligus mengetahui kapan kondisi tersebut perlu diperiksakan ke dokter.
Apa Itu Cegukan?
Dikutip dari laman resmi Keaparatur negara kementerianan Kesehatan RI, cegukan atau singultus merupakan kondisi ketika diafragma, yakni otot yang memisahkan rongga dada dan rongga perut serta berperan penting dalam pernapasan, merasakan kontraksi secara tiba-tiba dan tidak disengaja.
Kontraksi tersebut diikuti oleh penutupan pita suara bersama cepat berakibat menghasilkan suara khas “hik”. Proses ini berlangsung di luar kendali sadar dan dapat terjadi pada siapa saja, mengawali dari bayi hingga orang dewasa.
Dalam kondisi normal, cegukan cuma berlangsung selama sejumlah detik hingga sejumlah menit, lalu berhenti tanpa penanganan khusus.
Meski demikian, cegukan terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman pada dada, perut, atau tenggorokan.
Jika berlangsung terus-menerus, cegukan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, waktu tidur, hingga kemampuan makan dan minum. Karena itu, durasi dan gejala yang menyertainya perlu diperhatikan.
Penyebab Cegukan
Cegukan terjadi ketika mekanisme yang mengatur kontraksi diafragma merasakan gangguan sementara.
Pemicu kondisi ini beragam, mengawali dari kebiasaan sehari-hari hingga masalah kesehatan yang memerlukan pemeriksaan makin lanjut.
1. Makan terlalu sejumlah atau terlalu cepat
Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar atau makan terburu-buru dapat menciptakan lambung mengembang dan memengaruhi diafragma.
Kebiasaan tersebut juga meningkatkan kebarangkalian seseorang menelan udara saat makan berakibat cegukan makin mudah terjadi.
Untuk mengurangi risikonya, makanlah secara perlahan bersama porsi yang sesuai dan kunyah makanan bersama baik.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini
