Kronologi Aron Ashab Ngaku Diculik, Disiksa, dan Dipenjara hingga Berhasil Kabur

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Aron Ashab, kreator konten, penyanyi, dan aktor Indonesia, sempat menghilang dari publik dan media sosial hampir selama satu tahun. Postingan terakhirnya di Instagram tercatat pada 2 November 2025. Setelah itu, ia tak lagi aktif bagaikan biasanya, berakibat sejumlah penggemar yang bertanya-tanya mengenai keberadaannya.

Pada 14 Oktober 2026, Aron tiba-tiba muncul kembali melalui unggahan panjang di akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataan tersebut, ia membeberkan alasan di balik kehilangannya. Ia mengaku diculik, disiksa, dan dipenjara oleh preman bayaran.

Menurut pengakuannya, aksi tersebut dilakukan oleh satu oknum yang difasilitasi sekelompok preman. Mereka menangkapnya bersama kekerasan, mengurungnya di suatu tempat yang disebutnya sebagai “penjara” atau “sel tikus”, menyiksa, memukuli, dan memaksanya menjalankan berbagai hal.

Aron menekankan bahwa ia tidak menjalankan tindak kriminal apa pun, namun tetap menjadi target aksi main hakim sendiri oleh pihak yang ia sebut “preman penunggang agama”.

Selama masa penyekapan yang berlangsung cukup lama, Aron merasakan berbagai bentuk kekerasan fisik dan mental. Ia menggambarkan pengalaman tersebut sebagai masa teramat sulit dalam hidupnya.

Di tengah kondisi yang mencekam, Aron tetap berupaya bertahan. Ia mengaku memiliki bukti berupa foto dan video kondisi pengurungan di tempat tersebut semasih belum akhirnya sukses melarikan diri.

Aron sukses kabur pada malam Minggu bersama memakai trik berpura-pura akrab atau “belaga sobi” terhadap orang-orang yang mengawasinya. Ia memanfaatkan celah tersebut demi meloloskan diri dari lokasi penyekapan yang berada di tempat terpencil atau “antah berantah”.

Perjalanan kembali ke Jakarta menjadi tantangan tersendiri untuk Aron. Ia mengaku demi pertama kalinya menaiki bus antarkota, lalu melanjutkan perjalanan bersama menyambung naik motor.

Di sepanjang perjalanan, ia mendapat bantuan dari sejumlah masyarakat sekitar setempat yang percaya bersama ceritanya. Beberapa di antaranya bahkan rela mengantarnya naik mobil.

Bantuan masyarakat sekitar tersebut amat berjasa dalam proses pelariannya hingga akhirnya Aron sukses tiba di Jakarta.

Setelah sampai, ia dalam waktu dekat fokus pada pemulihan kondisi fisik dan mental yang sempat terganggu akibat pengalaman pahit tersebut.

Kini, setelah sukses kembali ke Indonesia, Aron menegaskan tidak akan tinggal diam. Ia telah berkonsultasi bersama tiga tim kuasa hukum dan berencana mengangkut kasus penculikan serta penyiksaan yang dialaminya ke jalur hukum.

Aron juga memperingatkan pihak-pihak yang terlibat bahwa tindakan mereka akan dipertanggungjawabkan. Di sisi lain, pengalaman kelam ini justru membangkitkan semangatnya demi kembali aktif di dunia hiburan.

Aron Ashab berencana merilis album musik baru dan kembali berkarya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article