Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Agustus 2026 menjadi panggung pembuktian untuk Dinda Ghania. Bukan sekadar merilis karya, penyanyi muda berbakat ini resmi membuka “chapter” baru dalam kariernya melalui rangkaian proyek ambisius.

Mulai dari video musik (MV) berskala layar lebar, single yang menyentuh sisi terdalam emosi, hingga aksi panggung yang memukau di salah satu festival musik terbesar di Indonesia.

Misi Luar Angkasa dalam MV “Half of Me”

Dinda memengawali kejutan Agustusnya bersama merilis video musik “Half of Me” pada 15 Agustus.

Jika lagunya terdengar intim bersama iringan gitar akustik dan piano, visualnya justru mengangkut penonton terbang ke luar angkasa.

Disutradarai oleh Joni Astin, MV ini menampilkan Dinda bersama aktor Jeremie Moeremans yang berperan sebagai Daniel.

Mengambil latar misi antariksa yang dramatis, cerita memuncak saat pesawat mereka dihantam meteor.

Dalam sebuah aksi heroik sekaligus menyedihkan, Dinda mengorbankan dirinya demi menyelamatkan sang kekasih.

Produksi ini tidak main-main. Melibatkan sekitar 150 kru, proses syutingnya menggabungkan set fisik bersama teknologi mutakhir bagaikan XR (Extended Reality), CGI, dan VFX.

Menariknya, Dinda tidak cuma berdiri di depan kamera. Ia turun tangan langsung sebagai co-director, terlibat aktif dalam pengembangan cerita hingga detail wardrobe.

“Darah dalam video ini merupakan simbol kehidupan. Saat Dinda menyerahkan darahnya, ia secara literal menyerahkan seuntukan dirinya agar orang yang ia cintai tetap hidup,” kata Joni Astin menerangkan makna mendalam di balik visual tersebut.

Kejujuran dalam “What If I’m Never Enough”

Hanya berselang sepekan, tepatnya pada 22 Agustus, Dinda kembali merilis single terbaru bertajuk “What If I’m Never Enough”.

Kali ini, ia berkolaborasi bersama produser internasional Josh Cumbee dan penulis lagu Molly Ann.

Lagu ini lahir dari sesi kreatif di Bali yang bermula dari curahan hati Dinda mengenai insecurity dan tekanan ekspektasi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article