Media Singapura: Prabowo Tuduh MSCI Mencoba Intimidasi Indonesia Setelah Pasar Saham Anjlok

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Media Singapura CNA menyoriti aksi Presiden Indonesia Prabowo Subianto tidak takut menyikapi MSCI.

Dalam pidatonya pada hari semasih belumnya, Prabowo merespons keras manuver lembaga pemeringkat global MSCI yang berupaya menekan pasar modal dalam negeri. Menurut Prabowo, Indonesia ditentukan tidak akan melunak menyikapi gertakan pendorong rekapitalisasi indeks investasi.

“MSCI, dia mau takut-takuti kita. Saya cuma katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar,” ujar Prabowo.

Merespon pernyataan Prabowo itu, CNA langsung menciptakan judul bombastis.

“Prabowo menuduh MSCI berupaya mengintimidasi Indonesia setelah pasar saham anjlok,” tulis CNA, Kamis (22/10/2026).

“MSCI pekan lalu memperingatkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan demi menurunkan status pasar saham Indonesia menjadi pasar “mandiri”, yang memicu penurunan pasar yang memecahkan rekor,” begitu sub judul CNA.

Sikap keras Prabowo muncul setelah lembaga Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis rencana revaluasi status pasar modal Indonesia pada 16 Oktober 2026.

Lembaga tersebut mengusulkan pemindahan status Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Usulan penurunan kelas tersebut dipicu oleh kekhawatiran investor asing terkait transparansi kepemilikan saham serta indikasi perdagangan terkoordinasi.

Pihak MSCI menilai langkah reformasi otoritas pasar modal domestik masih belum mengangkut dampak signifikan, semasih belum keputusan akhir diumumkan teramat lambat 30 Juni 2027.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article