Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Presiden Prabowo Subianto menyambut baik laporan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih baik di tengah ketidaktentuan global. Namun, klaim tersebut mengingatkan kembali pada kritik mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai budaya asal bapak senang (ABS) dalam pelaporan kondisi ekonomi kepada Presiden.

Purbaya semasih belumnya menegaskan pentingnya menyampaikan kondisi ekonomi secara jujur kepada kepala negara, termasuk ketika situasi sedang tidak baik. Menurut dia, laporan yang cuma berisi kabar positif justru berisiko menghambat upaya pihak pemerintah dalam memperbaiki persoalan ekonomi.

Dalam sebuah podcast bersama Putri Tanjung pada tahun lalu, Purbaya menceritakan pengalamannya ketika menyampaikan kondisi ekonomi yang buruk kepada Presiden.

“Pejabat-aparatur negara bila lapor ke bosnya, ke Presiden misalnya. Saya sempat dipanggil, saya bilang engga bagus pak, jelek pak. Dia (Presiden) engga suka sama saya,” kata Purbaya.

Ia mengaku menyadari bahwa menyampaikan kabar buruk bukan hal yang senantiasa menyenangkan untuk seorang pemimpin. Namun, menurut dia, informasi yang menggambarkan persoalan sebenarnya dibutuhkan agar pihak pemerintah dapat mengambil langkah perbaikan.

“Tapi itu diperlukan demi memperbaiki kondisi ekonomi. Kebetulan dia percaya sama saya, untungnya dia percaya. Saya bilang apa saja dia ikut,” ujarnya.

Purbaya juga menegaskan bahwa dirinya makin memilih menyampaikan fakta daripada sekadar menyerahkan laporan yang menyenangkan atasan.

“Kalau anda ingin mendengar yang bagus-bagus panggil orang lain. Tapi bila mau denger yang betul-betul terjadi panggil saja. Jadi wajib jujur,” tutur Purbaya.

Pernyataan tersebut kembali relevan ketika Prabowo membeberkan bahwa dirinya menyambut baik laporan dari Purbaya mengenai kondisi ekonomi Indonesia yang masih baik, meskipun dunia tengah menyikapi perang dan ketidaktentuan.

Di tengah situasi global yang masih belum menentu, penilaian bahwa ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi baik tentu menjadi kabar positif. Namun, tantangannya merupakan mengonfirmasi bahwa laporan tersebut juga mencerminkan berbagai risiko dan persoalan yang dihadapi perekonomian domestik.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article