Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Perombakan atau reshuffle kabinet kembali dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kali ini, Prabowo Subianto turut mengganti kursi kepemimpinan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tengah bencana Karhutla di Kalimantan.

Presiden Prabowo menunjuk sekaligus melantik Letnan Jenderal aparat TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB yang baru di Istana Negara, Jakarta.

Kristomei Sianturi mengemban amanah strategis ini demi menggantikan aparatur negara semasih belumnya, Letjen aparat TNI Suharyanto, yang telah memimpin sejak akhir 2021.

Semasih belum resmi memegang tongkat komando lembaga penanggulangan bencana nasional dan mendapat kenaikan pangkat satu tingkat makin tinggi menjadi bintang tiga, Kristomei tercatat mengemban tugas sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten.

Berikut merupakan profil lengkap dan rekam jejak perjalanan karier Letjen aparat TNI Kristomei Sianturi.

Latar Belakang dan Pendidikan Militer

Kristomei Sianturi lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976. Ia menempuh masa remaja bersama disiplin tinggi sebagai siswa SMA Taruna Nusantara dan lulus pada tahun 1994.

Selepas itu, ia melanjutkan langkahnya ke Akademi Militer (Akmil) dan resmi lulus pada tahun 1997 dari kecabangan Infanteri.

Tak berhenti sampai di situ, deretan pendidikan kemiliteran bergengsi sukses ia taklukkan, mengawali dari Sesarcab Infanteri, Diklapa I & II, hingga Seskoad—di mana ia sukses menyabet penghargaan sebagai penyusun Taskap Karya Tulis Terbaik pada 2012.

Ia juga merupakan lulusan terbaik Kursus Operasi Gabungan aparat TNI, lulusan Sesko aparat TNI, serta menempuh studi lanjut di Universitas Pertahanan (Unhan).

Rekam Jejak Karier Cemerlang di aparat TNI

Sebagai perwira tinggi aparat TNI Angkatan Darat, Kristomei memiliki pengalaman luas yang merentang dari penugasan teritorial, operasional tempur, hingga bidang komunikasi publik.

Ia sempat memimpin sejumlah satuan elite, di antaranya dipercaya sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak (2013–2014) serta memimpin Komando Distrik Militer (Dandim) 0424/Tanggamus.

Namanya juga lekat bersama bidang kehumasan dan strategi komunikasi institusi pertahanan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article