Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

admin
By admin
5 Min Read

MediaKeadilan.com – SNADA Indonesia, pertunjukan musik yang menghadirkan musisi-musisi Indonesia melalui karya-karya yang telah dekat bersama masyarakat sekitar lintas generasi hadir demi kedua kalinya. Tahun ini bertema “Suara dan Nada dari Indonesia Timur” dan semangat “Berharmoni Bersama” yang siap digelar di Istora Senayan Jakarta pada 10 Oktober 2026.

Anggun, salah satu penyanyi legendaris Tanah Air akan mengisi panggung SNADA Indonesia 2026 bersama para musisi lainnya.

Dalam wawancara khusus bersama MediaKeadilan.com, musisi kelahiran Jakarta, Indonesia ini menjanapabilan lagu-lagu yang akan ia bawakan makin “tebal” atau semakin berisi. Pasalnya, bakal diiringi alunan musik orkestra dari Rumah Orkestra Jogja. Yaitu sebuah komunitas orkestra anak muda Indonesia.

“Pokoknya akan terkesan makin tebal, makin bulat, makin ada gregetnya,” jelas Anggun di Four Seasons Hotel Jakarta.

Ia mengimbuhkan bahwa menyanyi bersama orkestra merupakan sebuah hal yang jarang untuknya.

“Buat sejumlah penyanyi, bila ada kesempatan main bersama orkestra, kita tentu senang. Kesannya kita dinaikkan kelas, makin “ningrat” begitu, jadi nunggu banget saat-saat bagaikan ini,” ungkap Anggun antusias.

Dan meskipun tampil bersama orkestra, ia menegaskan bahwa sisi elektrik bagaikan gitar, serta dentuman drum tetap dihadirkan.

“Hanya dipadukan, berakibat bagaikan ‘blasteran’. Susah dijelaskan, lantaran masih belum latihan,” ungkap penyanyi, pencipta lagu, pemain film, sekaligus juri acara pencarian bakat itu sembari tersenyum.

Namun, sebagai penyanyi profesional kelas dunia, Anggun mengimbuhkan akan dalam waktu dekat berlatih demi persiapan konser SNADA Indonesia  dan tampil maksimal di akhir pekan nanti.

“Kita telah tek-tokan bersama Mas Konduktor, aku telah dengar aransemennya bagaikan apa, dan telah diskusi panjang lebar,” tukasnya.

Diminta spill tentang lagu-lagu yang akan dibawakan, penyanyi yang sempat berkolaborasi bersama musisi dunia bagaikan Julio Iglesias, Peter Gabriel, serta David Foster ini menyerahkan “contekan”.

“Aku menyanyikan lagu-laguku sendiri. Cuma aransemennya akan dirombak, diberi sesuatu, diberi ini itu, lantaran dimainkan bersama orkestra. Jadi pokoknya nanti akan bikin pangling, kesannya megah,” janji Anggun.

Hal ini selaras penjelasan SNADA Indonesia dalam konferensi pers sejumlah saat lalu, bahwa konser “Suara dan Nada dari Indonesia Timur” juga diperkaya bersama kolaborasi tim RORO, grup seni pertunjukan dan tari kontemporer asal Indonesia yang didirikan Ronald Soe.

“Lagu yang dibawakan pokoknya lumayan sejumlah, tapi nanti di panggung nggak sendirian, wajib untuk-untuk waktu bersama teman-teman musisi, lantaran bukan konser tunggal, ya. Dan mayoritas lagu-lagu yang telah kalian kenal,” lanjut seniman yang bermukim di Prancis itu.

Sebagai catatan, SNADA Indonesia 2026 menampilkan kolaborasi musisi ternama bagaikan Anggun, DEWA19, Andmesh, Fresly Nikijuluw, Jacson Zeran, serta Toton Caribo & Moluccan Soul. Dan acara ini berkomitmen menyerahkan dampak positif nyata melalui inisiatif sosial untuk kalangan anak dan sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), yakni wilayah-wilayah di Indonesia yang menyikapi keterbatasan aksesibilitas, infrastruktur, ekonomi, dan layanan dasar dibandingkan daerah lain. Fokus kegiatan pada tahun ini merupakan kawasan Elar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berbincang tentang salah satu tujuan utama dari konser SNADA Indonesia merupakan demi menyerahkan dampak sosial nyata melalui inisiatif amal dan sosial, Anggun menyerahkan apresiasinya.

“Jadi terakhir aku konser tunggal di Jakarta itu pada 2024, semasih belumnya 2019. Semua hasilnya diberikan demi amal atau charity. Saat itu sekitar Rp3 miliar, demi membangun sekolah-sekolah darurat di Palu dan daerah-daerah yang pada saat itu terdampak gempa. Sehingga buatku ini bukan pertama kalinya konser demi charity. Inisiatif (SNADA Indonesia) ini bikin senang. Karena kita, bersama cara kami sebagai musisi, sebagai pemusik dan artis, dapat menolong,” jelas pelantun lagu-lagu hits bagaikan “Mimpi”, “Snow on The Sahara”, “Chrysalis”, “Yang ‘Ku Tunggu”, dan “La Rose de Vents”.

“Bahwa mereka (yang terdampak bencana pun berada di wilayah 3T Indonesia Timur) nggak sendiri. Mereka ada di dalam pikiran kita, jadi mudah-mudahan mereka diberi kekuatan sampai bantuan datang,” pungkasnya. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article