MediaKeadilan.com – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Syahganda Nainggolan menerangkan potongan video viral dirinya yang menyinggung pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Ia menegaskan pernyataan tersebut disampaikan semasih belum ia dilantik.
Syahganda menyayangkan narasi di media sosial yang menyebut potongan video tersebut dibuat usai ia resmi menjabat Kepala Bakom RI.
“Jadi yang dibuat itu merupakan video-video lama saya. Memang dulu saya begitu di luar sistem pihak pemerintahan,” kata Syahganda di Bakom RI, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Tetapi kekinian setelah berada di dalam pihak pemerintahan, Syahganda menegaskan sikapnya otomatis wajib sejalan bersama Presiden Prabowo Subianto.
“Tapi di dalam sistem pihak pemerintahan, otomatis saya wajib sejalan bersama Bapak Presiden. Ya kan, saya enggak dapat misalkan punya ide yang beda bila Bapak Presiden misalkan punya ide apa, ya saya wajib ikutin. Jadi itu sekali lagi ya memang kita sesalkan ada media-media yang masih tidak bertanggung jawab bagaikan itu,” kata Syahganda.
Sementara itu ditanya, apakah jabatan sebagai Kepala Bakom RI juga menciptakan Syahganda kini sejalan bersama Wapres Gibran? Syahganda menerangkan kembali maksud pernyataan semasih belumnya.
“Oh enggak, bukan itu. Maksudnya saya ini pihak pemerintah. Sebagai pihak pemerintah, Presiden dan Wakil Presiden satu pikiran ya kan, dan kita menjalankan, gitu. Intinya di situ,” kata Syahganda.
Syahganda lantas menegaskan bahwa potongan video beredar yang menyingung soal Gibran merupakan pernyataan lama, tepatnya semasih belum ia dilantik Prabowo menjadi Kepala Bakom, Jumat, 2 Oktober 2026.
“Saya enggak tahu, tapi saya itu udah lama setahu saya. Mungkin udah dua Minggu, sebulan semasih belum saya di mana, di masuk ke pihak pemerintahan, ya, gitu ya,” ujarnya.
