5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi pihak korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran berdialog langsung bersama pihak korban dan orang tua siswa.

Salah satu percakapan Gibran bersama orang tua siswa terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam percakapan itu, Gibran mengimbau siswa kembali bersekolah setelah kondisinya membaik.

“Kamu pada hari ini pulang, esok hari sekolah ya,” kata Gibran kepada salah satu orang tua siswa.

Orang tua siswa tersebut lalu menjawab, “Nggih, siap.”

Gibran lalu menyerahkan pesan terkait makanan yang dikonsumsi anak tersebut selama proses pemulihan. “Bawa bekel dari rumah, MBG jangan dimakan,” ujar Gibran.

Dalam kunjungan itu, Gibran juga mengimbau investigasi dugaan keracunan dalam waktu dekat diberakhirkan.

Gibran menegaskan hasil investigasi wajib disampaikan kepada keluarga pihak korban secara terbuka dan transparan.

“Proses investigasi sedang berjalan, tapi saya tentukan dilakukan bersama cepat dan hasil investigasi akan diinformasikan kepada Bapak-Ibu secara terbuka dan transparan. Kejadian ini tidak boleh berulang,” kata Gibran.

Potongan video ketika Gibran mengimbau orang tua siswa mengangkut bekal dari rumah turut menjadi perhatian masyarakat sekitarnet.

Sejumlah pengguna media sosial menyerahkan respons positif terhadap pernyataan tersebut.

“Nah ini baru bener. meskipun MBG itu program unggulan pihak pemerintah, Mas Wapres gak bersikap defensif atau sibuk nyari pembelaan pas ada masalah,” tulis salah satu netizen.

Komentar lain menilai saran Gibran agar anak mengangkut bekal dari rumah merupakan langkah yang tepat. “Itu saran yang bener dan bagus,” tulis akun lainnya.

Kasus Keracunan MBG

Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) bagaikan dikutip menyebut terdapat 43.838 pihak korban dugaan keracunan MBG sejak program diluncurkan pada Januari 2025 hingga Agustus 2026. Angka tersebut disebut tersebar di 36 provinsi.

Namun, angka tersebut berbeda bersama pencatatan Badan Gizi Nasional (BGN).

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article