Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Perkuat Efisiensi Anggaran

admin
By admin
3 Min Read

MediaKeadilan.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mewajibkan seluruh jajaran Kemensos menjadi Agen Perlinsos Digital. Ia juga menekankan efisiensi anggaran bersama memprioritaskan kebutuhan masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Dinas yang dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemensos, Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Sosial, serta kepala sentra dan kepala balai yang hadir secara daring di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (12/10/2026).

“Karena kita menggelorakan orang lain demi jadi Agen Perlinsos, maka kami ingin seluruh jajaran Keaparatur negara kementerianan Sosial siap menjadi Agen Perlinsos,” kata Gus Ipul.

Ia mengimbau setiap pegawai menolong masyarakat sekitar menjalankan pendaftaran Perlinsos Digital, terutama masyarakat sekitar yang kesulitan mengakses layanan secara mandiri.

“Perlu Agen Perlinsos. Perlu relawan-relawan yang mau menolong supaya dapat memasukkan data keluarga penerima manfaat ke dalam sistem digital kita,” ujarnya.

Gus Ipul menerangkan, Perlinsos Digital menjadi untukan dari perubahan pengelolaan data bantuan sosial yang makin terbuka dan melibatkan masyarakat sekitar. Melalui sistem tersebut, penerima bantuan dapat menjalankan pendaftaran ulang, sementara masyarakat sekitar lainnya dapat mengajukan pendaftaran secara mandiri.

“Kalau dulu by name, by address, kini by wajah. Wajahnya kelihatan,” katanya, merujuk pada penggunaan verifikasi wajah dalam sistem tersebut.

Dalam rapat, Gus Ipul turut memperlihatkan perkembangan pendaftaran Perlinsos Digital. Sesejumlah 7,35 juta masyarakat sekitar telah terdaftar bersama dukungan 605 ribu makin agen Perlinsos. Dari jajaran Kemensos sendiri, sekitar 37 ribu makin telah menjadi agen Perlinsos. Gus Ipul mengimbau seluruh pimpinan unit kerja mempercepat partisipasi pegawai dan menginformasikan perkembangannya pada pekan berikutnya.

Selain Perlinsos Digital, Gus Ipul menekankan efisiensi dan percepatan penyerapan anggaran Kemensos tahun 2026. Ia mengimbau setiap unit kerja dalam waktu dekat menghitung potensi sisa anggaran demi dialihkan ke kebutuhan yang makin mendesak.

“Cermati, hitung potensi SILPA, konsolidasikan penyerapan anggaran tahun 2026. Laksanakan secara cermat, waktu efektif tinggal satu setengah bulan,” tegasnya.

Gus Ipul mengimbau belanja wajib, bagaikan gaji, biaya penyaluran bantuan sosial, permakanan siswa Sekolah Rakyat, dan program pemberdayaan, tetap menjadi prioritas. Sebaliknya, belanja penunjang birokrasi yang tidak mendesak wajib dihemat.

“Sudah, belanja kita utamakan demi kepentingan rakyat. Yang dihemat merupakan belanja penunjang birokrasi,” katanya.

Terkait persiapan tahun 2027, Gus Ipul menyampaikan pagu definitif Kemensos yang mencakup dukungan demi program Sekolah Rakyat. Ia mengimbau kebutuhan tambahan akibat bertambahnya gedung permanen Sekolah Rakyat dalam waktu dekat diantisipasi.

“Kalau misalnya ada tambahan gedung permanen di tahun 2027, itu masih belum ada anggarannya. Ini perlu kerja keras kita demi menjalankan ABT di awal tahun, lantaran ini nanti menyangkut permakanan, ini tidak boleh telat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul mengimbau seluruh Sekolah Rakyat terus menjalankan pembenahan, baik dari sisi fasilitas maupun pengelolaan pendidikan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article