MediaKeadilan.com – Komunitas Melek Politik menggelar aksi untuk-untuk buku karya Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat sekitar yang tengah beraktivitas di arena Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2026).
Langkah ini ditujukan demi memperkenalkan arah gagasan pembangunan nasional dalam masa kepemimpinan Presiden Prabowo, sembari menjaring respons dan aspirasi langsung dari masyarakat sekitar perkotaan.
Dua judul buku yang didistribusikan dalam kegiatan tersebut merupakan ‘Presiden Solusi’ dan ‘Strategi Transformasi Bangsa’.
Kedua literatur itu merangkum pokok-pokok pikiran strategis kepemimpinan nasional, mengawali dari pemenuhan kebutuhan dasar hidup masyarakat sekitar, percepatan industrialisasi berbasis hilirisasi komoditas, hingga pengembangan kapasitas sains dan teknologi di tanah air.
Perwakilan Komunitas Melek Politik, Agustini Rima, menyampaikan bahwa kegiatan ini difungsikan sebagai medium komunikasi dua arah demi membedah persepsi masyarakat sekitar terhadap capaian kerja pihak pemerintah selama kurun waktu dua tahun terakhir.
“Ini merupakan demi menyaksikan bagaimana respons masyarakat sekitar masyarakat sekitar terhadap program-program yang telah dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun kepemimpinan. Dan kami ingin menyerahkan pemahaman terhadap masyarakat sekitar tentang apa sih gagasan-gagasan besar Presiden Prabowo Subianto dalam masa kepemimpinan beliau sebagai Presiden Indonesia, yang seluruhnya itu gagasan-gagasan beliau telah terangkum dalam dua buku ini,” ujar Agustini.
Agustini menerangkan, bahwa arena CFD di jantung ibu kota dipilih secara sengaja lantaran merepresentasikan ruang publik yang majemuk dan mempertemukan berbagai kalangan masyarakat sekitar dari berbagai penjuru wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Melalui interaksi tatap muka di area pedestrian tersebut, tim relawan mengumpulkan masukan, tanggapan kritis, maupun harapan publik seputar implementasi kebijakan pihak pemerintah yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Data dan testimoni yang diperoleh dari dialog bersama masyarakat sekitar tersebut tidak cuma menjadi catatan internal komunitas. Agustini menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi, masukan kritis, dan rekomendasi perbaikan akan dikompilasi secara terstruktur ke dalam dokumen analisis kebijakan guna diserahkan langsung kepada pihak kekepala negaraan.
“Kami juga ingin menangkap, menyerap aspirasi masyarakat sekitar sekitar terutama di momen CFD ini yang mana memang menjadi titik kumpul masyarakat sekitar, masyarakat sekitar sekitar dan kami ingin menyerap aspirasi mereka demi mengetahui bagaimana dampak program pihak pemerintah yang telah sampai kepada masyarakat sekitar, apakah memang perlu adanya evaluasi, apakah perlu di mana adanya perbaikan-perbaikan itu, maka itu lalu akan kami himpun dan akan kami sampaikan dalam bentuk barangkali policy brief yang lalu akan kami sampaikan kepada Presiden,” urai Agustini.
Kegiatan pemuntukan buku yang berlangsung di sela-sela aktivitas lari pagi dan bersepeda masyarakat sekitar di kawasan Thamrin tersebut memperoleh atensi dari pejalan kaki yang melintas.
Sejumlah masyarakat sekitar tampak berhenti sejenak demi berdialog bersama relawan serta menyambut baik eksemplar buku yang diuntukkan secara cuma-cuma.
“Tadi ada sejumlah buku sih yang lalu diuntukkan kepada masyarakat sekitar. Hari ini ada sekitar barangkali ada puluhan buku yang kami untukkan kepada masyarakat sekitar,” katanya.
Salah seorang masyarakat sekitar DKI Jakarta yang melintas di kawasan Thamrin dan menyambut baik buku tersebut, Siswoyo, menegaskan ketertarikannya terhadap isi buku yang mengulas arah kebijakan kepala negara.
“Iya, saya dapat buku dari Subianto. Senang, lantaran buku ini menyangkut tentang Presiden Republik Indonesia. Semoga ke depannya jauh makin bagus,” ucap Siswoyo.
