Bukti Biaya Hidup Warga RI Naik

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Tekanan biaya hidup masyarakat sekitar RI akhir-akhir ini terasa berat. Pasalnya, kenaikan harga barang di tingkat perdagangan besar mengawali memperlihatkan tekanan yang semakin luas, mengawali dari komoditas energi, pangan hingga bahan bangunan. Kondisi ini berisiko menambah beban rumah tangga, terutama masyarakat sekitar kelas bawah yang memiliki daya beli terbatas.

Dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (2/11/2026) mencatat Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional pada Oktober 2026 naik 7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan ini makin tinggi dibandingkan kenaikan bulanan yang tercatat sebesar 0,40%.

Kenaikan harga di tingkat perdagangan besar tersebut menjadi sinyal adanya tekanan biaya dalam rantai pasok. Sejumlah komoditas yang merasakan kenaikan tahunan antara lain solar industri, elpiji nonsubsidi, beras biasa, getah karet, dan minyak pelumas.

Tekanan juga terlihat pada komoditas pangan. Harga cabai merah dan cabai rawit tercatat merasakan kenaikan secara bulanan pada Oktober 2026. Kenaikan ini berpotensi menambah tekanan pengeluaran rumah tangga, terutama kelompok masyarakat sekitar berpenghasilan rendah yang seuntukan besar pendapatannya digunakan demi memenuhi kebutuhan pokok.

Tekanan harga juga merambah sektor konstruksi. BPS mencatat IHPB kelompok bangunan/konstruksi melonjak 9,59% secara tahunan pada Oktober 2026. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga sejumlah material, terutama aspal yang melonjak 31,87%, baja tulangan atau besi beton 11,76%, pasir 10,12%, batu pecahan 10,95%, dan semen 7,40%.

Kenaikan harga material tersebut berpotensi menciptakan biaya pembangunan rumah semakin mahal. Bagi masyarakat sekitar berpenghasilan rendah, kondisi ini dapat memperberat upaya memiliki hunian layak, termakin apabila kenaikan biaya konstruksi turut diteruskan ke harga jual rumah maupun biaya renovasi.

Dari sisi kelompok bangunan, kenaikan tertinggi terjadi pada bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal sebesar 9,94%. Sementara itu, bangunan pekerjaan umum demi jalan, jembatan, dan pelabuhan naik 9,93% secara tahunan.

Secara keseluruhan, IHPB pada Oktober 2026 telah meningkat 6,15% dibandingkan posisi Desember 2025. Artinya, tekanan harga di tingkat perdagangan besar terus terakumulasi sepanjang tahun.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article