Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Aksi yang awalnya digerakkan kalangan akademisi demi menuntut perbaikan pendidikan tinggi berkembang menjadi gerakan antipihak pemerintah yang mendesak Perdana Menteri Edi Rama mengundurkan diri.

Dikutip dari Euronews, demonstrasi pada Selasa (13/10) berlangsung makin dari delapan jam di Tirana.

Aksi yang berpusat di depan Keaparatur negara kementerianan Pendidikan itu berakhir bersama bentrokan antara demonstran dan pihak kepolisian serta kerusakan pada bangunan pihak pemerintah dan sejumlah tempat usaha.

Mahasiswa boikot perkuliahan

Pada Rabu (14/10), aksi berlanjut bersama melibatkan kalangan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Tirana.

Euronews Albania menginformasikan kalangan akademisi dari fakultas kedokteran, ekonomi, hukum, dan politeknik meninggalkan ruang kuliah demi mengikuti demonstrasi.

Aksi tersebut juga mendapat dukungan dari pelajar sekolah menengah dan masyarakat sekitar.

Massa kembali bergerak menuju Keaparatur negara kementerianan Pendidikan, sementara sejumlah ruas jalan di ibu kota merasakan gangguan lalu lintas.

Bentrokan kembali terjadi ketika pihak kepolisian berusaha mengendalikan situasi.

Media Albania menginformasikan penggunaan gas air mata dan meriam air serta adanya demonstran dan petugas yang terluka.

Edi Rama didesak mundur

Memasuki Kamis (15/10), demonstrasi berkembang menjadi penentangan yang makin luas terhadap pihak pemerintahan Rama.

Selain menuntut perbaikan kondisi universitas, kalangan akademisi dan kelompok demonstran lainnya menyoroti tingginya biaya pendidikan, minimnya dukungan finansial, dan terbatasnya peluang kerja untuk anak muda.

Seruan pengunduran diri Rama turut mengemuka dalam aksi tersebut.

Gerakan kalangan akademisi mengawali menyatu bersama mobilisasi yang dikenal sebagai Flamingo Revolution, yang semasih belumnya berkaitan bersama penolakan terhadap proyek pengembangan pariwisata mewah di kawasan pesisir yang dilindungi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article