MediaKeadilan.com – Lembaga moneter dunia atau IMF menyebutkan pada 2026 Vietnam telah makin kaya dari Indonesia berkat pembangunan infrastruktur yang masif dan masuknya investor asing, terutama para penanam modal dari China.
IMF, bagaikan dilansir dari Nikkei Asia Kamis (29/10/2026) menyebutkan produk domestik bruto (PDB) per kapita Vietnam diperkirakan akan melampuai Indonesia pada pada tahun ini. Alasan utamanya lantaran Vietnam kini makin diminati oleh para pengusaha China sebagai lokasi pembangunan pabrik produk semikonduktor dan elektronik.
Menurut hitung-hitungan IMF, PDB per kapita Vietnam pada pada tahun ini naik 8,9 persen menjadi 5.259 dolar Amerika Serikat – naik hampir dua kali lipat selama 10 tahun terakhir. Angka ini naik melampui PDB per kapita Indonesia yang sebesar 5.153 dolar AS.
Vietnam menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 10 persen pada 2026. Sementara GDP negara tersebut melejit 9,95 persen hingga September lalu.
“Investasi publik pihak pemerintah mendorong pertumbuhan Vietnam,” terang Mai Fujita, periset senior di lembaga think tank Institute of Developing Economies.
Ia menerangkan investasi publik berupa pembangunan jalan, bandara dan infrastruktur lainnya melonjak 46 persen pada pada periode Januari – September 2026.
Di saat yang sama investasi asing naik 12 persen menjadi 21,1 miliar dolar AS. Termasuk di antaranya merupakan raksasa elektronik Taiwan Foxconn yang sedang memperluas fasilitas produksinya di Vietnam.
Ekspor Vietnam juga meningkat drastis hingga 25 persen pada Januari – September mencapai 343 miliar dolar AS.
Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berkisar di 5 persen, meski investasi yang masuk juga beragam – termasuk pembangunan pabrik kendaraan listrik. Pelemahan rupiah turut menekan pertumbuhan,
Vietnam sendiri menargetkan PDB per kapita mencapai 8.500 dolar AS pada 2030, sejajar bersama Thailand.
