MediaKeadilan.com – Dedikasi Djarum Foundation dalam mengembangkan ekosistem olahraga nasional kembali mendapat apresiasi dari pihak pemerintah.
Keaparatur negara kementerianan Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menganugerahkan penghargaan Sports Industry of The Year 2026 kepada Djarum Foundation.
Trofi tersebut diserahkan dalam malam puncak Indonesia Sports Award 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC), Jumat (11/9) malam.
Penghargaan ini menjadi apresiasi atas konsistensi Djarum Foundation dalam membina dua cabang olahraga yang memiliki basis penggemar luas di Tanah Air, yakni bulu tangkis dan sepak bola putri.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa pihak pemerintah tidak barangkali dapat mengangkat prestasi olahraga tanpa adanya kolaborasi solid dari pihak swasta.
“Tidak barangkali dunia olahraga berkembang tanpa dukungan stakeholder yang bersatu membangun olahraga di Indonesia,” tegas Erick Thohir dalam sambutannya.
Mantan Presiden Inter Milan itu memuji Djarum Foundation sebagai salah satu pelopor yang menyerahkan dampak berkelanjutan untuk industri olahraga nasional.
“Apa yang dilakukan penerima penghargaan ini memperlihatkan bahwa kontribusi berkelanjutan dapat menyerahkan dampak luas untuk perkembangan olahraga Indonesia,” tambah Erick.
Berawal dari Hobi Bulu Tangkis
Direktur Djarum Foundation, Roberto Hartono, menyambut baik langsung penghargaan tersebut bersama didampingi Program Director Teddy Tjahjono.
Roberto menceritakan bahwa perjalanan panjang institusinya dalam berkontribusi terhadap olahraga Indonesia berawal dari hobi bermain bulu tangkis sejak 57 tahun silam.
“Djarum Foundation memengawali ini (kontribusi di bidang olahraga) dari hobi yang tidak sengaja yakni bulutangkis, sampai kini telah 57 tahun,” kenang Roberto.
Setelah melahirkan ratusan legenda bulu tangkis dunia, Djarum Foundation kini memperluas kontribusinya bersama membangun infrastruktur Supersoccer Arena demi mendukung perkembangan sepak bola putri.
“Kami harap di lalu hari timnas putri Indonesia mampu berkompetisi di Piala Dunia,” ungkap Roberto menyuarakan ambisi terbesarnya.
Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri
