Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

admin
By admin
4 Min Read

MediaKeadilan.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebutkan bahwa jajarannya tengah mempertajam implementasi program tahun 2026, sekaligus mengkonsolidasikan program kerja di tahun 2027 sesuai mandat yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Pertama, datanya makin akurat, sasaran (bansos)-nya makin tepat, dan penyelenggaraan yang semakin baik demi sekolah rakyat. Tiga ini merupakan mandat strategis Presiden yang terus kita matangkan supaya dampaknya juga makin nyata demi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan Gus Ipul didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono saat menyerahkan arahan dalam kegiatan Konsolidasi Kinerja SDM Aparatur Keaparatur negara kementerianan Sosial dalam Pelaksanaan Program Tahun 2026 dan Rencana Program Tahun 2027 di Grand Ballroom Four Points Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026).

Selain program prioritas Presiden, Gus Ipul melanjutkan, rumusan program kerja Kemensos juga wajib mengacu pada amanat utama yang diberikan oleh konstitusi, UU Kesejahteraan Sosial, RPJMN, dan Renstra. Dua hal lain setelah itu yang tak kalah penting merupakan cara kerja yang terarah terpadu dan berkelanjutan, serta seluruh wajib terukur.

Terarah dalam artian setiap kegiatan dan program yang dilaksanakan menuju satu tujuan yakni graduasi; terpadu bersama berbasis pada satu data, satu perencanaan, satu evaluasi tanpa ego sektoral; serta berkesinambungan.

Tiga untukan ini wajib berjalan beriringan dikawal masing masing direktorat yakni Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Rehabilitasi Sosial (Rehsos), dan Pemberdayaan Sosial (Dayasos). Juga dukungan manajerial Sekretariat Jenderal dan pengawasan dari Inspektorat Jenderal.

“Kalau telah terukur, telah terarah, telah terpadu, telah berkelanjutan, tinggal implementasi kita, konsistensi kita saja terhadap pelaksanaan di perencanaan supaya proses bisnis berakhir,” jelasnya.
Gus Ipul mencontohkan, bantuan ATENSI wajib berkelanjutan ke program pemberdayaan, berakibat penerima manfaat pada ujungnya, betul-betul dapat mandiri. Jangan sampai penerima manfaat cuma mendapat bantuan lalu ditinggalkan begitu saja tanpa ada proses pendampingan.

Dengan mengacu pada mandat utama, cara kerja, serta indikator hasil yang terukur, Gus Ipul yakin akan ada p erubahan nyata pada kecepatan kerja, kualitas keputusan, ketertiban administrasi, dan pelayanan terhadap masyarakat sekitar.

Dia mencontohkan, kecepatan kerja akan menghasilkan penyaluran bansos tepat waktu, bantuan ATENSI juga terdistribusikan bersama baik sesuai perencanaan dan tidak menumpuk di akhir tahun. “Saya mohon ini momentum kita demi bekerja, bergerak, dan berdampak,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini Sekjen Kemensos M Hasan Chabibie menginformasikan bahwa rumusan pelaksanaan program-program serta berbagai kendala yang ada, telah sukses diinventarisir. Dengan demikian, percepatan implementasinya dapat dilakukan akhir pada tahun ini dan menjadi landasan penyempurnaan demi program kerja tahun depan.
Sementara terkait anggaran yang masih belum terserap akan dilakukan percepatan serapan bersama tetap menjaga aspek kehati-hatian serta kualitas pengeluaran, bersama pendampingan dari inspektorat jenderal.

“Nanti per masing-masing eselon I akan mengumpulkan persoalan-persoalan utama yang dalam waktu dekat wajib diberakhirkan demi lalu nanti sekaligus menjadi baseline demi pelaksanaan tahun 2027,” katanya.

Selanjutnya, Sekjen juga menginformasikan telah berakhir menciptakan laman decision support system yang dapat diakses secara real time, berakibat memudahkan dalam menjalankan pemantauan dan pengambilan keputusan terhadap program-program utama Kemensos secara keseluruhan.

“Saya sampaikan pada kesempatan pada hari ini laman ini telah jadi Pak Menteri dan Pak Wamen, jadi nanti ini merupakan rangkuman dari sejumlah sekali indikator utama bersama data-data yang ada di Kemensos, kami kumpulkan menjadi satu, mengawali penerima manfaat, realisasi anggaran, capaian kinerja, program, lalu pelaksanaan termasuk program Perlinsos yang pada hari ini sedang dikerahkan, berakibat dapat kita pantau setiap hari pergerakannya berapa juta penambahannya, programnya telah jadi,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini staf ahli aparatur negara kementerian, staf khusus aparatur negara kementerian, tenaga ahli aparatur negara kementerian, serta jajaran unit kerja eselon I, II dan III Kemensos. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article