Luhut Dorong Ekonomi Berbasis Pengetahuan, AI hingga Energi Jadi Fokus

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mendorong penguatan transformasi ekonomi berbasis pengetahuan di Indonesia. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dinilai menjadi salah satu faktor penting demi mempercepat transformasi tersebut.

Luhut menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan sektor industri demi mempercepat transformasi ekonomi berbasis pengetahuan.

“Lewat sinergi itu dapat menyelaraskan ekosistem pendidikan tinggi dan industri, pengembangan talenta, penelitian, energi, hingga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya bagaikan dikutip, Rabu (7/10/2026)

Pertukaran perspektif antara akademisi dan industri juga diarahkan demi menyelaraskan ekosistem pendidikan tinggi bersama kebutuhan industri.

Sejumlah sektor menjadi perhatian, mengawali dari pengembangan talenta, penelitian, energi, hingga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Salah satu yang menjadi perhatian merupakan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pengembangan talenta AI tersebut juga mengawali diwujudkan melalui kolaborasi Tsinghua Southeast Asia Center dan UID bersama Keaparatur negara kementerianan Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Kolaborasi itu menjadikan UID Bali Campus sebagai Garuda Spark Innovation Hub yang berperan mendukung pengembangan talenta muda di bidang AI dan teknologi secara makin luas.

Langkah tersebut sekaligus membuka peluang demi memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi, teknologi, dan aksi iklim.

Tak cuma AI, kolaborasi lintas sektor juga menyentuh bidang biomedical engineering hingga energi hijau. Kehadiran korporasi energi hijau global bagaikan Envision dinilai membuka peluang kerja sama Selatan-Selatan demi mempercepat transisi energi serta mendorong adopsi AI dan teknologi yang selaras bersama filosofi Tri Hita Karana.

Upaya tersebut lalu diterjemahkan ke langkah konkret melalui peresmian Envision Indonesia Sustainable Development Center, Tsinghua University.

Pusat tersebut merupakan hasil kerja sama bersama Envision Energy yang ditujukan demi mendorong pengembangan proyek infrastruktur net-zero dan masa depan berkelanjutan.

Sementara itu, Chairman of the Tsinghua University Council Prof Qiu Yong menilai peran perguruan tinggi semakin penting memasuki era AI.

“Tahun ini menandai peringatan 10 tahun peluncuran Global Strategy Tsinghua University. Pad tahun 2016, Tsinghua memperkenalkan strategi global pertamanya demi semakin memperkuat keterlibatan global Tsinghua serta membangun universitas berstandar dunia yang makin terbuka, terintegrasi, dan tangguh,” ungkapnya.

Melalui Tsinghua SEA, pihaknya menginginkan dapat menghubungkan universitas, pihak pemerintah, industri, dan masyarakat sekitar demi memperlancar aliran talenta, pengetahuan, serta inovasi yang dapat menjawab kebutuhan Indonesia dan Asia Tenggara. Final Draft Press Release 3-4 O…

Kolaborasi antara pendidikan dan industri juga diperkuat melalui penandatanganan empat nota kesepahaman atau MoU antara Tsinghua University dan sejumlah perguruan tinggi Indonesia.

Kerja sama tersebut melibatkan Institut Teknologi Del (IT Del), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan IPB University. Kerja sama diarahkan pada penguatan riset, pertukaran akademik, pengembangan kapasitas, serta inovasi yang terhubung langsung bersama kebutuhan industri.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article