MMA IMPACT Indonesia 2026: Sukses Perkuat Kemampuan Pemasar Ciptakan Nilai Bisnis

admin
By admin
8 Min Read

MediaKeadilan.com – Marketing + Media Alliance (MMA) Indonesia menggelar MMA IMPACT Indonesia 2026 pada Kamis (5/11) di The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta. Mengusung tema yang berangkat dari visi MMA, “Advancing Marketers’ Ability To Create Value”, forum pada tahun ini mempertemukan para pemimpin bisnis senior Tanah Air, mengawali dari Chairperson, eksekutif C-level, dan direktur hingga pemilik bisnis, founder, co-founder, serta pengambil keputusan, demi menakar dampak pemasaran terhadap pertumbuhan sekaligus merumuskan strategi ke depan.

Mengupas berbagai disiplin yang menentukan cara pemasaran menciptakan, mengukur, dan mempertahankan nilai, setiap sesi bermuara pada satu gagasan: pemasaran dan periklanan layak mendapat kursi di meja kepemimpinan ketika mampu membuktikan kontribusinya terhadap angka-angka yang teramat berarti untuk bisnis.

Lebih dari 30 pemimpin pemikiran dan pakar senior hadir memuntukkan wawasan berbasis bukti yang mereka bangun dari keahlian di industri masing-masing, berakibat para pemimpin bisnis mengangkut pulang kerangka kerja yang dapat langsung diterapkan di organisasi mereka.

Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia kini menyaksikan AI mengubah cara merek-merek bertumbuh. Ekonomi digital nasional diperkirakan mencapai US$600 miliar pada 2030, sementara AI berpotensi mendongkrak PDB hingga 12% atau US$366 miliar pada periode yang sama. Ekonomi kreatif menjadi salah satu penyumbang terkuat pertumbuhan ini, bersama investasi mencapai US$11,32 miliar, pertumbuhan 6,86% atau 1,75 poin persentase di atas pertumbuhan nasional, serta menyerap 27,4 juta tenaga kerja yang seuntukan besar merupakan talenta muda. Kesiapan kepemimpinan pun menjadi keunggulan kompetitif. Organisasi yang memprioritaskan literasi AI di kalangan eksekutifnya mencatat kinerja keuangan 20% makin tinggi, dan 60% merek diprediksi akan memakai agentic AI demi interaksi personal bersama pelanggan pada 2028.

Pergeseran yang sama turut mengubah perjalanan konsumen menuju pembelian, bersama social commerce muncul sebagai salah satu lini pertumbuhan tercepat. Belanja iklan di media sosial tumbuh dua kali makin cepat dibanding kanal digital lainnya, dan 44% masyarakat sekitar Indonesia membeli produk melalui media sosial dalam setahun terakhir, menjadikan linimasa sebagai etalase tempat penemuan dan pembelian terjadi di saat yang sama. Semakin pendek jalur tersebut, semakin besar pula peran kepercayaan. Sesejumlah 88% konsumen menilai kepercayaan terhadap merek sebagai kriteria pembelian yang penting atau krusial, setara bersama kualitas dan nilai, 60% bersedia membayar makin demi kualitas, dan 87% menginginkan komunikasi yang dipersonalisasi dari bisnis yang mereka gunakan.

Pemasaran mengubah kepercayaan tersebut menjadi nilai korporasi. Distribusi menyerahkan dampak penjualan 67 kali lipat dibanding iklan, dan pengukuran prediktif mampu mengerek kapitalisasi pasar korporasi hingga 10%. Bagi jajaran pimpinan, posisi terkuat dimiliki korporasi yang mampu memadukan skala pasar Indonesia, kreativitas lokal, dan kepercayaan konsumen dalam strategi pertumbuhan yang terukur, sembari menyeimbangkan investasi pada jangkauan bersama kredibilitas yang mengubah perhatian menjadi nilai pelanggan jangka panjang.

Forum ini mendapat kehormatan menyambut Prof. D.Sc Ir. Mohammed Ali Berawi M.Eng.Sc., Ph.D, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Keaparatur negara kementerianan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, sebagai Tamu Kehormatan yang menyampaikan keynote bertajuk “The Power Of Human Storytelling In A World Hungry For Meaning.” Dalam paparannya, ia menekankan bahwa ekonomi kreatif Indonesia tumbuh berkat kekuatan penceritaan manusia, bersama AI mempercepat proses kerja dan kisah-kisah lokal yang autentik mengangkut kreativitas Indonesia ke panggung dunia. Ekonomi kreatif merupakan untukan dari prioritas nasional Asta Cita, khususnya misi penciptaan lapangan kerja berkualitas, kewirausahaan, dan pengembangan industri kreatif, bersama ekonomi digital diposisikan sebagai untukan dari ekonomi kreatif. Fesyen (US$16,37 miliar) dan kriya (US$12,03 miliar) menjadi penyumbang ekspor terbesar. Keynote tersebut memaparkan tiga prinsip penceritaan di era AI:

“Ekonomi kreatif Indonesia mencerminkan kekuatan masyarakat sekitarnya: budaya, imajinasi, dan kisah yang mereka bawa. Ketika kecerdasan artifisial mempercepat produksi konten, nilai sejati tetap berakar pada empati, autentisitas, dan kekayaan intelektual manusia. Melalui Creative by Indonesia, peran kami merupakan memberdayakan kisah-kisah ini agar menjangkau audiens yang makin luas, berakibat kreativitas Indonesia mendapat pengakuan dan kepercayaan, baik di dalam negeri maupun di kancah global,” ujar Prof. Ali Berawi.

Greg Stuart, Global Chief Executive Officer MMA, terbang langsung dari New York, Amerika Serikat, demi membuka forum ini, sebuah tonggak penting dalam keterlibatan MMA bersama industri pemasaran Indonesia. Lewat sesi bertajuk “The Age Of Opinion In Marketing Is Ending”, ia menerangkan bahwa sebagai eksekutif yang teramat bertanggung jawab atas pertumbuhan, CMO berada di posisi yang tepat demi memperoleh peran makin kuat di jajaran direksi. Penguatan peran tersebut membutuhkan pemimpin yang fasih AI dan berpijak pada asumsi yang solid serta berbasis bukti, berakibat AI memperbesar hal-hal yang telah terbukti sukses. Menjadikan dampak pemasaran benar-benar dapat diprediksi merupakan ambisi bersama, yang teramat efektif diwujudkan melalui aliansi industri tempat brand, agensi, platform, dan peneliti memajukan profesi ini bersama-sama.

“Pemasaran merupakan mesin pertumbuhan korporasi, dan pengetahuan demi membuktikan nilainya telah tersedia. Ketika para pemimpin menerapkan bukti tersebut, mengukur dampak melalui eksperimen, dan memakai AI di atas asumsi yang solid, kontribusi pemasaran menjadi dapat diprediksi dan terlihat dalam nilai korporasi. Para marketer Indonesia berada di posisi yang tepat demi memimpin pergeseran ini, dan melalui aliansi MMA, kami menginginkan dapat membangun masa depan itu bersama-sama,” kata Greg Stuart.

Sementara itu, Sutanto Hartono, Chief Executive Officer EMTEK Media & Vidio sekaligus Chairperson MMA Indonesia, membingkai arah diskusi lewat tema pada tahun ini, “Advancing Marketers’ Ability to Create Value.” Ia memaknai penciptaan nilai dalam bahasa ruang rapat direksi, yakni inisiatif pemasaran yang menghasilkan terobosan komersial terukur, baik bersama membuka segmen pelanggan baru, membentuk proposisi nilai yang khas, maupun membangun sumber pendapatan baru. Mengakui iklim bisnis yang menantang di kawasan, ia mendorong para pemimpin menyaksikan situasi ini sebagai momentum demi memadukan kreativitas dan kelincahan bisnis.

“Masa sulit tetap membuka ruang pertumbuhan dan memberi ganjaran untuk brand yang bergerak bersama gesit dan kreatif. Dari segmen baru hingga model monetisasi baru, brand Indonesia membuktikan bahwa pemasaran mampu menciptakan nilai yang jauh melampaui likes dan jangkauan. MMA IMPACT hadir demi beruntuk pelajaran ini dan bersama-sama meningkatkan standar industri kita,” tutur Sutanto.

“Pemimpin yang menciptakan nilai terbesar di tahun-tahun mendatang merupakan mereka yang mampu mengubah AI menjadi pertumbuhan terukur sambil tetap dekat bersama konsumen yang mereka layani. Artinya, memahami budaya lokal secara mendalam, menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat sekitar kepada brand mereka, dan membangun tim kepemimpinan yang fasih AI. Pemasaran bekerja teramat baik ketika sains dan seni bergerak beriringan, dan sebagai aliansi, kami hadir demi menolong industri tumbuh dan melangkah maju sebagai satu kesatuan,” ungkap Shanti Tolani, Country Head dan Board Director MMA Indonesia.

Berpijak pada tema “Advancing Marketers’ Ability to Create Value”, rangkaian diskusi di MMA IMPACT 2026 memberi para pemimpin senior arah yang praktis: memperlakukan pemasaran sebagai investasi pertumbuhan dan menuntut standar pembuktian yang sama bagaikan untukan bisnis lainnya. ***

Tautan & Informasi Penting:

Agenda Forum: https://mmaglobal.com/event/mma-impact-indonesia-2026/agenda
Pendaftaran: https://mmaglobal.com/event/mma-impact-indonesia-2026#register
MMA Indonesia Local Council: https://mmaglobal.com/local-councils/indonesia 
MMA Global: https://mmaglobal.com. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article