Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

admin
By admin
4 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) bakal memperkuat sinergi bersama Pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun perekonomian.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Depok, Ardian menyampaikan bila sinergi Pemerintah dan pengusaha diperlukan demi membangun perekonomian, khususnya Kota Depok.

Menurutnya, Pemerintah berperan menyusun strategi, regulasi, dan menyediakan ekosistem usaha. Sedangkan pengusaha berperan menangkap peluang, berinovasi, dan mengeksekusi kegiatan ekonomi.

“Kunci kolaborasi ini merupakan saling percaya dan memahami perannya masing-masing,” kata Ardian, dikutip Senin (21/9/2026).

Ardian menyebutkan, HIPMI Kota Depok telah menolong perkembangan bisnisnya di Kota Depok. Jaringan HIPMI dinilai membuka akses terhadap komunitas, pemodal, dan pihak pemerintah.

“Pengalaman ini jadi salah satu alasan bahwa saya ingin memimpin HIPMI Kota Depok sebagai bentuk kontribusi dan rasa terima kasih,” lanjutnya.

Salah satu fokus utama HIPMI Kota Depok periode 2026–2029 yakni akan terus mengembangkan perekonomian tersangka Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). HIPMI diarahkan menjadi role model dan tempat belajar, edukasi untuk calon pengusaha maupun tersangka UMKM.
   
Ardian berucap, sejumlah anggota HIPMI yang telah sukses diharapkan dapat memuntukkan pengalaman dan membuka akses usaha. Selanjutnya, mendorong UMKM Depok naik kelas.
   
“HIPMI ingin menghubungkan UMKM bersama jaringan bisnis dimiliki para anggotanya,” imbuhnya.

Dia mencontohkan bentuk kolaborasi antara dukungan industri percetakan demi kemasan produk UMKM dan akses ke jaringan restoran. Sehingga, para tersangka UMKM diharapkan memperoleh tempat belajar-edukasi, pendampingan, akses pasar, dan dukungan bisnisnya.

Ardian menekankan, HIPMI Kota Depok wajib menghasilkan karya dan menghasilkan dampak yang makin luas lagi. Nantinya, para pengurus dan anggota diminta tidak cuma menjalankan organisasi secara administratif.
   
“Program kerja yang dihasilkan wajib berkualitas, dapat menghasilkan karya, dan menyerahkan dampak nyata untuk masyarakat sekitar luas,” imbuh ketum.

Tidak cuma itu, Ardian pun mengajak sejumlah komunitas, asosiasi, dan organisasi se-Kota Depok demi berganbersama tangan, berkolaborasi. Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi dinilai penting demi memperkuat ekosistem pengusaha muda.

Tidak lupa, Ardian juga memperlihatkan komitmen kepada kepengurusan 2026–2029 demi senantiasa kompak dan solid, baik internal maupun eksternal. Sebagai ketum terpilih, dia mengimbau kepercayaan demi menjalankan roda organisasi bersama baik. Dia pun berkomitmen merealisasikan program yang telah direncanakan.
   
“Visi akhir merupakan menjadikan Depok sebagai kota yang melahirkan sejumlah pengusaha muda yang mampu berkontribusi terhadap perekonomian,” katanya.

Sementara itu Ketum BPD HIPMI Jawa Barat (Jabar), Radityo Egi Pratama mengingatkan kembali bahwa baik HIPMI Jawa Barat, Kota Depok dan DPC HIPMI lain di wilayah Jabar ke depan wajib menghasilkan sejumlah karya, sejumlah memberi kepuasan bersama tidak memperlihatkan sejumlahnya gaya.

“Jadi setiap individu dapat berbahagia dan memuaskan satu sama lain. HIPMI jadi ruang demi dirinya sendiri. Tapi jangan juga berlama-lama di HIPMI, yakinkan dan mantapkan diri apakah ke depannya ingin jadi penguasa atau tetap terus jadi konglomerasi,” ungkap Egi.

Di sisi lain Wali Kota Depok, Supian Suri menginginkan UMKM di sana dapat naik kelas. Sehingga dari kehebatan dilahirkan para anak muda bersama usaha dimiliki masing-masing dapat menjadikan ekosistem kuat demi Kota Depok.

Ia menyebut, sejumlah masyarakat sekitar Depok yang bersedih lantaran masih ada kalangan anak yang putus sekolah, rumahnya membutuhkan perbaikan, dan persoalan lainnya.

“HIPMI dapat jadi jembatan itu. Kami Pemerintah Kota Depok menginginkan besar hadirnya HIPMI dapat jadi daya dukung yang kuat demi memajukan perekonomian masyarakat sekitar Kota Depok, meningkatkan UMKM naik kelas, mendorong dan mendukung, mengembangkan usaha mikro menjadi usaha yang besar,” kata Supian.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article