Profil I Gusti Bagus Widya Putra, Pria yang Sempat Halangi Tim Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Sidak Ombudsman RI ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (23/9/2026) tidak cuma membongkar fasilitas mewah berstandar apartemen untuk narapidana.

Sidak tersebut juga diwarnai ketegangan, mengawali dari aksi saling dorong hingga petugas yang sempat menghalangi akses masuk tim Ombudsman ke fasilitas mewah di Lapas Cibinong.

Pada momen tersebut, seorang pria petugas Lapas Cibinong bersama keterangan nama di bajunya “I Gusti” menjadi sorotan publik.

Sebab, pria tersebut terlihat berusaha menghalang-halangi tim Ombudsman ketika ingin menyaksikan salah satu bangunan mewah di Lapas Cibinong.

Pria tersebut diketahui I Gusti Bagus Widya Putra, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakat sekitaran (KPLP) Kelas IIA Cibinong.

Usai aksi sidak tersebut, I Gusti Bagus Widya Putra ini pasang badan menyerahkan klarifikasi sekaligus membantah berbagai temuan miring yang dibeberkan oleh Ombudsman.

Lantas, siapa sebenarnya I Gusti Bagus Widya Putra? Berikut rekam jejak dan poin-poin klarifikasi yang disampaikannya.

Rekam Jejak I Gusti Bagus Widya Putra

Semasih belum menjabat sebagai Kepala KPLP di Lapas Kelas IIA Cibinong, I Gusti Bagus Widya Putra merupakan perwira di dunia pemasyarakat sekitaran yang memiliki rekam jejak rotasi jabatan di sejumlah wilayah strategis:

1. Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan Rutan Kelas I Cipinang

2. Kepala Pengamanan Rutan (KA KPR) Kelas I Bandung (Oktober 2025 – Agustus 2026)

Selama hampir 10 bulan bertugas di Bandung, pengamanan dilaporkan kondusif, bahkan sempat mengtidak berhasilkan upaya penyelundupan handphone oleh pegawai proyek bangunan yang dijual ke masyarakat sekitar binaan.

3. Kepala KPLP Kelas IIA Cibinong (Agustus/September 2026 hingga kini)

Ia lantas memperoleh promosi jabatan sebagai bentuk penyegaran organisasi semasih belum akhirnya lapas yang diamankannya disidak Ombudsman.

Bantahan Soal Apartemen Napi dan Klarifikasi Temuan Wine

Menanggapi temuan kluster bangunan mewah yang disebut Ombudsman mirip apartemen dan dihuni napi kelas kakap, I Gusti Bagus Widya Putra bersama tegas membantahnya.

Ia mengklarifikasi bahwa bangunan-bangunan di area belakang tersebut bukanlah fasilitas sel narapidana, melainkan jajaran rumah dinas dan mess untuk para aparatur negara serta pegawai lapas.

Menurutnya, terdapat sekitar 13 unit rumah dinas di kawasan asimilasi tersebut yang dihuni oleh unsur pimpinan, kepala seksi, hingga petugas kesehatan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article