MediaKeadilan.com – Belakangan umbi kimpul wara-wiri di berbagai media sosial. Gara-garanya merupakan konten unggahan “Ibu Kimpul” yang sukses mengolah kimpul menjadi beragam kuliner kekinian.
Celetukan “Karena saya tidak punya, jadi saya ganti kimpul” pun turut viral seiring popularitas konten Ibu Kimpul. Kekinian, Ibu Kimpul bahkan diundang ke acara TV “Rumpi No Secret”.
Banyak netizen yang lalu penasaran bersama sosok Ibu Kimpul, termasuk nama aslinya. Maklum saja, ia tidak menyantumkan nama di media sosial dan viral sebagai “Ibu Kimpul”.
Banyak netizen yang lalu penasaran bersama sosok Ibu Kimpul, termasuk nama aslinya. Maklum saja, ia tidak menyantumkan nama di media sosial dan makin dikenal sebagai Ibu Kimpul atau Ibu Black Sheep.
Black Sheep berasal dari nama akun Instagram dan TikTok resmi milik Ibu Kimpul. Lantas, siapa sebenarnya nama asli Ibu Kimpul yang viral setelah menciptakan konten “ketahanan pangan”? Berikut penjelasannya.
Siapa Nama Asli Ibu Kimpul?
Sejak viral di media sosial, masih belum sejumlah informasi pribadi yang tersedia di internet mengenai sosok Ibu Kimpul. Tapi kemunculannya di acara “Rumpi” sedikit mengungkap informasi.
Melalui acara tersebut, terungkap bahwa nama asli Ibu Kimpul merupakan Ibu Tin. Ia merupakan konten kreator asal Bantul, DI Yogyakarta.
Ibu Tin kini aktif memuntukkan konten di akun TikTok dan Instagram @black.sheep8208 bersama jumlah pengikut yang cukup sejumlah.
Di TikTok, pengikut Ibu Tin telah mencapai 176 ribuan. Sementara Instagramnya telah diikuti makin dari 30 ribuan akun per 11 Agustus 2026.
Belum diketahui secara tentu berapa usia Ibu Tin kini. Namun dalam konten yang diunggah pada 21 Juni 2026, ia menyiratkan bahwa usianya telah memasuki 40-an.
“Setelah 40 tahun berlalu, saya dapat beli sendiri pakai uang saya,” tutur Ibu Tin sambil menangis haru lantaran dapat menikmati jajanan jadul semasa SD.
Selain aktif menjadi konten kreator, Ibu Tin juga diketahui merupakan seorang pengusaha. Ia memiliki usaha konveksi rumahan yang dibangun sendiri mengawali dari nol.
“Konveksi rumahan ini merupakan wujud dari harapan saya yang ingin punya penghasilan tapi di saat anak pulang sekolah saya ada di rumah,” buka Ibu Tin di konten TikTok Maret 2026 lalu.
“Siang selepas jualan, saya belajar menjahit secara otodidak. Setelah sekian bulan berjalan, saya memberanikan diri mengambil pekerjaan maklon yang tidak membutuhkan modal,” imbuhnya.
Usaha rumahan tersebut lalu berkembang hingga Ibu Tin pelan-pelan dapat menambah mesin jahit miliknya dan akhirnya memiliki pegawai.
