SNADA Indonesia 2026 Siap Digelar, Usung Tema Suara dan Nada dari Indonesia Timur

admin
By admin
6 Min Read

MediaKeadilan.com – SNADA Indonesia 2026 resmi memperkenalkan tema “Suara dan Nada dari Indonesia Timur” melalui acara konferensi pers yang diselenggarakan di Plataran Kinandari Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (3/9/2026). SNADA Indonesia 2026 akan hadir di Istora Senayan pada 10 Oktober 2026 bersama mengangkut kekayaan musik, budaya, alam, karya, kreativitas, dan cerita masyarakat sekitar Indonesia Timur melalui sebuah pertunjukan musik. Pertunjukan ini tidak cuma menghibur, namun juga mengajak masyarakat sekitar demi makin mengenal dan menghargai kekayaan Indonesia dari Timur.

SNADA Indonesia 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedua dari pertunjukan musik yang menghadirkan musisi-musisi Indonesia melalui karya-karya yang telah dekat bersama masyarakat sekitar lintas generasi. Karya tersebut pada tahun ini diharmonisasikan bersama bersama alunan musik orkestra dari Rumah Orkestra Jogja, sebuah komunitas orkestra anak muda Indonesia, serta diperkaya melalui kolaborasi bersama tim RORO, grup seni pertunjukan dan tari kontemporer asal Indonesia yang didirikan oleh Ronald Soe. Melalui perpaduan ini, SNADA Indonesia 2026 tidak cuma menghadirkan hiburan, namun juga mengangkutkan semangat demi memperkenalkan, merayakan, dan menjaga kekayaan budaya Indonesia melalui kekuatan musik.

“Suara dan Nada dari Indonesia Timur”: Membawakan Kekayaan Indonesia Timur Lebih Dekat

Tahun ini, SNADA Indonesia 2026 mengusung tema “Suara dan Nada dari Indonesia Timur” demi memperkenalkan kekayaan budaya, alam, dan cerita Indonesia Timur. Lewat pertunjukan musik yang harmonis dan lintas generasi, SNADA Indonesia 2026 mengajak masyarakat sekitar mengapresiasi keragaman sebagai untukan integral dari identitas bangsa.

“Musik memiliki kekuatan demi menghubungkan orang melampaui bahasa, budaya, usia, dan jarak. Melalui musik, kita dapat menciptakan pengalaman bersama, mempertemukan berbagai perspektif, dan mengubah suara individu menjadi sebuah gerakan kolektif. Inilah semangat yang kami bawa melalui SNADA Indonesia 2026—memakai musik demi memperkenalkan cerita Indonesia Timur, membangun koneksi, dan menciptakan dampak yang dapat dirasakan jauh melampaui panggung,” ungkap Bernard Permadi, Founder-CEO OPPAL & SNADA Indonesia.

Lebih dari Sekadar Pertunjukan Musik

SNADA Indonesia 2026 hadir sebagai perayaan musik lintas generasi yang mengusung semangat “Music Connects People and Creates Impacts” bersama tema besar “Suara dan Nada dari Indonesia Timur.” Menampilkan kolaborasi musisi ternama bagaikan Anggun, DEWA19, Andmesh, Fresly Nikijuluw, Jacson Zeran, serta Toton Caribo & Moluccan Soul yang diiringi oleh Rumah Orkestra Jogja, acara ini tidak cuma menyaapabilan hiburan, namun juga menjadi sarana demi memperkenalkan kekayaan budaya serta cerita masyarakat sekitar Indonesia Timur ke panggung yang makin luas.

Lebih dari sekadar pertunjukan, SNADA Indonesia 2026 berkomitmen menyerahkan dampak positif nyata melalui inisiatif sosial untuk kalangan anak dan sekolah di daerah 3T, bersama fokus kegiatan pada tahun ini yang terpilih di Elar, Manggarai, NTT. Hal ini telah diwujudkan langsung oleh OPPAL bersama mengunjungi Elar, Manggarai, NTT dan menyerahkan langsung bantuan ke sekolah di daerah tersebut pada 28 Juli pada hari semasih belumnya.

Kolaborasi demi Menghadirkan Pengalaman SNADA Indonesia 2026

SNADA Indonesia 2026 tidak cuma hadir sebagai pertunjukan musik, namun juga sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan berbagai pihak bersama visi dan misi selaras demi merayakan kekayaan dan kebanggaan Indonesia. Sinergi strategis bersama para mitra menjadi fondasi krusial dalam menghadirkan pengalaman SNADA Indonesia 2026 yang makin utuh, sekaligus memperluas dampak positif yang ingin diciptakan melalui musik, budaya, dan kreativitas.

Antara Suara, sebagai mitra penyelenggara resmi, memainkan peran sentral dalam mengonfirmasi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Lebih dari sekadar eksekusi operasional, Antara Suara turut berperan dalam pengembangan konsep pertunjukan yang mengintegrasikan kekayaan budaya Nusantara ke dalam setiap elemen konser, memperkuat posisi SNADA Indonesia 2026 sebagai wadah perjumpaan antara musik dan identitas bangsa.

“Bagi kami, SNADA bukan cuma tentang menghadirkan sebuah konser, namun juga bagaimana mengangkut kekayaan Indonesia Timur makin dekat kepada penonton melalui sebuah pengalaman yang dapat dirasakan. Melalui perpaduan musik, cerita, atmosfer, dan elemen budaya, kami ingin mengajak audiens menikmati pertunjukan sekaligus mengenal Indonesia dari perspektif yang makin luas,” ujar Andri Verraning Ayu, CEO Antara Suara.

Di sisi lain, Sucor Sekuritas bersama OPPAL menjalin kolaborasi strategis yang unik bersama menghubungkan pasar modal dan industri kreatif dalam satu ekosistem, demi memperkuat literasi sekaligus inklusi keuangan.

Bernadus Wijaya, CEO Sucor Sekuritas membeberkan, “Melalui SNADA Indonesia 2026, Sucor Sekuritas mengangkut edukasi dan akses pasar modal makin dekat kepada generasi muda bersama cara yang relevan dan inklusif. Literasi keuangan perlu hadir di ruang-ruang yang dekat bersama generasi muda, berakibat pasar modal tidak cuma dipahami sebagai instrumen investasi, namun juga menjadi untukan dari perjalanan mereka dalam membangun masa depan finansial.”

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) turut mendukung SNADA Indonesia 2026 bersama menyerahkan program eksklusif untuk para penikmat musik pengguna myBCA. Calon penonton SNADA Indonesia 2026 dapat memperoleh diskon 10% demi pembelian tiket acara ini di Fitur Lifestyle aplikasi myBCA demi berbagai kategori tiket, mengawali dari VIP hingga Festival. Inisiatif tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan pengalaman menyaksikan pertunjukan yang makin inklusif dan terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat sekitar. Informasi lanjut tentang detail promo dapat dicek di bca.id/snada.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article