Tidak Bisa Hapus Obrolan AI di HP Android? Jangan Panik, Ini Solusinya!

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Para peneliti menemukan bahwa percakapan AI yang telah dihapus ternyata masih dapat tertinggal di hp Android.

Bahkan, sukses memulihkan obrolan yang telah dihapus memakai perangkat khusus yang mereka rancang.

Namun tidak perlu panik, lantaran perangkat yang digunakan demi ekstraksi data tersebut berstandar forensik.

Dilansir dari laman Phonearena, Rabu (28/10/2026), peneliti di Georgia Tech telah mengembangkan perangkat forensik khusus yang mampu memulihkan obrolan AI yang telah dihapus.

Perangkat bernama ORISA ini bekerja bersama menyusun kembali potongan-potongan informasi yang tertinggal di dalam memori ponsel Android.

Tim peneliti mendemonstrasikan kemampuan ORISA bersama menyerahkan 100 fakta mengenai suatu proyek kepada asisten AI fiktif yang mereka buat.

Setelah percakapan tersebut dihapus, asisten AI aslinya masih dapat mengakses 14 dari 100 fakta tersebut, sementara sisanya hilang lantaran keterbatasan memori.

Akan namun, ORISA sukses memulihkan informasi yang cukup demi menyusun kembali 26 dari 100 fakta tersebut. Bagaimana hal itu dapat terjadi?

Informasi yang Dihapus Tidak Benar-benar Hilang

Pertama, kita perlu memahami bagaimana proses penghapusan bekerja pada ponsel modern (dan perangkat lain yang memiliki memori, bagaikan tablet, PC, dll.).

Saat informasi disimpan di dalam RAM atau penyimpanan internal ponsel pintar, kondisi sel-sel memori yang menampung informasi tersebut akan berubah secara fisik (secara sederhana, setiap sel diubah menjadi nilai 0 atau 1).

Ketika menghapus sesuatu, tidak ada proses penghapusan fisik yang menimpa informasi tersebut demi mengubah kembali sel-sel memori tadi.

Sebaliknya, sistem cuma menandai untukan tersebut sebagai “dihapus” dan mengizinkan informasi baru demi ditulis di atasnya. Hal ini dilakukan demi efisiensi serta penghematan waktu dan energi.

Namun, selama masih belum ada informasi baru yang ditulis menimpa sektor memori fisik tersebut, data lama akan tetap ada di sana. Data ini pun dapat “diekstraksi” apabila seseorang memiliki perangkat yang tepat. Tim tersebut menguji ORISA pada berbagai aplikasi dan model AI.

Para peneliti menguji ORISA pada 10 aplikasi Android, tiga model AI, dan 60 konfigurasi. Dalam setiap pengujian, mereka sukses mengekstrak percakapan yang telah “dihapus” dari memori ponsel bersama memanfaatkan cara kerja memori digital.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article