MediaKeadilan.com – TikTok resmi meluncurkan Must Eat. Ini merupakan fitur berisi daftar rekomendasi kuliner berbasis komunitas di Jabodetabek yang merangkum ulasan dan pengalaman yang diuntukkan di TikTok.
Lead of Dine-In Key Business Development TikTok GO by Tokopedia, Jessica Ngadimin menegaskan, Must Eat menghadirkan tren kuliner TikTok dalam satu panduan yang praktis di dalam aplikasi. Sehingga siapa pun dapat bersama mudah menemukan restoran yang telah digemari komunitas kuliner, mengawali dari andalan lokal sehari-hari hingga restoran premium.
Ia memaparkan, peluncuran ini hadir didorong kebiasaan masyarakat sekitar mencari inspirasi kuliner melalui konten digital. Sebab video ulasan dan rekomendasi kreator tidak cuma memantik diskusi di kolom komentar, namun juga memberi gambaran nyata seputar hidangan, suasana, hingga pengalaman bersantap semasih belum berkunjung langsung.
Sepanjang semester pertama 2026, tagar #kuliner tercatat 49,9 ribu unggahan, disusul #kulinerviral bersama 17,2 ribu unggahan dan #jelajahkuliner bersama 8,9 ribu unggahan.
“Penemuan kuliner kerapkali berawal dari pengalaman sederhana yang diuntukkan seseorang dan lalu menginspirasi orang lain. Rekomendasi komunitas memberi kita beragam perspektif demi mengenal, mempertimbangkan, hingga mengunjungi tempat makan yang masih belum sempat kita coba,” katanya, Kamis (29/10/2026).
Must Eat menghadirkan dua kategori demi menolong pengguna menemukan pilihan sesuai kebutuhan bersantap. Everyday Eats merangkum tempat makan kasual demi santapan harian, sementara Elevated Dining menghadirkan rekomendasi restoran yang cocok demi merayakan momen spesial.
Dengan merangkum beragam pengalaman komunitas, fitur Must Eat menolong pengguna menemukan tempat makan baru sekaligus memberi kreator kesempatan menjangkau audiens makin luas.
Bagi tersangka usaha lokal, rekomendasi dan cerita kuliner juga dapat menjadi kesempatan demi memperkenalkan keunikan tempat makan mereka kepada calon pengunjung.
Agar rekomendasi dalam Must Eat tetap mencerminkan pengalaman autentik komunitas, restoran tidak dapat mengajukan diri atau membayar demi masuk ke dalam daftar.
Konten iklan dan bersponsor, serta konten dari pemilik restoran atau akun terafiliasi yang mengulas restoran mereka sendiri, tidak diperhitungkan dalam penilaian rekomendasi.
Semasih belum daftar dipublikasikan, setiap restoran diverifikasi langsung oleh tim TikTok GO by Tokopedia demi mengonfirmasi tempat usaha benar-benar buka dan beroperasi.
Selain itu, daftar rekomendasi Must Eat juga diperbarui setiap tahun bersama meninjau ulasan, masukan, dan interaksi pengguna demi mengonfirmasi rekomendasi tetap relevan bersama informasi dan pengalaman terbaru.
Must Eat mempertimbangkan tiga aspek yakni Rekomendasi yang menyaksikan masukan komunitas soal makanan, cita rasa, suasana, dan pelayanan. Kedua Popularitas yang menimbang ketertarikan dan percakapan yang sedang berkembang. Lalu Keunikan yang menyoroti karakter khas restoran, termasuk hidangan andalan dan pengalaman bersantap yang membedakannya dari tempat lain.
Pengguna dapat mengakses fitur bersama mengetik “Must Eat” di kolom pencarian TikTok, konten berbasis lokal, laman tag lokasi, maupun tautan lokasi yang disematkan pada video rekomendasi.
Di dalamnya pengguna dapat menyaksikan informasi tempat makan, membaca ulasan, menonton video kreator, serta menyaring pilihan berdasarkan jenis kuliner, skor, kisaran harga, dan area. Dengan begitu, pengguna dapat membandingkan berbagai pilihan semasih belum menentukan tempat yang ingin dicoba.
“Kami ingin Must Eat menjadi teman yang menolong orang memilih tempat makan yang sesuai bersama preferensi mereka, sekaligus memberi ruang untuk kreator dan tersangka usaha lokal demi memperkenalkan cerita serta keunikan kuliner mereka kepada makin sejumlah orang,” jelasnya.
