Tom Cruise Lanjutkan Peran Cole Trickle dalam Sekuel Film Days of Thunder

admin
By admin
4 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Tom Cruise resmi kembali memerankan karakter pengemudi NASCAR Cole Trickle dalam kelanjutan film Days of Thunder. Pengumuman proyek sinema terbaru tersebut disampaikan langsung oleh Cruise di hadapan puluhan pembalap di Daytona International Speedway.

Proyek keluaran Paramount Pictures ini menjadwalkan penayangan perdana di bioskop pada 2 Juni 2028. Bintang papan atas Anne Hathaway ditentukan bergabung sebagai pemeran pemilik tim sekaligus insinyur balap.

Sutradara Jonathan Levine dipercaya mengarahkan adegan berdasarkan naskah karangan Will Staples. Posisi produser dieksekusi langsung oleh Tom Cruise bersama produser kawakan Jerry Bruckheimer dan Tommy Harper.

Pengumuman sekuel ini mengangkut angin segar untuk penikmat sinema otomotif yang merindukan aksi nyata di lintasan balap. Keterlibatan langsung Cruise menjamin hadirnya adegan berbahaya khas balapan tanpa rekayasa bermakinan.

Bagaimana Tom Cruise Menggambarkan Makna Sekuel Ini?

Sektor budaya dan komunitas balap menjadi fokus utama yang ingin diangkat sang aktor dalam karya terbarunya. Cruise menegaskan bahwa aspek emosional antartim merupakan nyawa utama dari jalan cerita.

“Ini bukan cuma tentang balapan,” kata Cruise di hadapan para eksekutif NASCAR, penggemar, sponsor korporasi, dan personel militer. “Ini tentang komunitas dan orang-orang di sini. Ada sesuatu yang amat spesial tentang para pembalap dan seluruh komunitas. Ini merupakan sebuah budaya, dan saya amat bangga dapat merefleksikannya dalam ‘Days of Thunder’ yang pertama, dan saya merasa terhormat demi memuntukkannya kepada dunia. …”

“Itu pada dasarnya apa yang benar-benar akan kami kejar bersama yang satu ini. Memberikan kesempatan kepada penonton demi memahami apa arti sebuah tim, sebuah komunitas, apa artinya untuk NASCAR, serta kecepatan, kegembiraan, dan seluruh bahaya serta hal-hal tersebut,” ujar Cruise melanjutkan.

Pengalaman berbahaya masa lalu di arena sirkuit juga sempat diuntukkan sang aktor saat menggarap film pertamanya. Kerusakan teknis kendaraan di tengah pengambilan gambar menjadi kenangan yang teramat diingatnya.

“Terakhir kali saya berada di trek ini, sebenarnya, saya berada di trek lurus belakang dan saya sedang bersyuting bersama dua kamera yang amat berat saat melaju — saya tidak tahu, 180 mil per jam — dan tiba-tiba kap mobil terlepas,” kenang Cruise. “Matahari terbenam dan saya berusaha mengucapkan seluruh dialog saya semasih belum kita kehilangan cahaya.”

“Dan, tiba-tiba, seluruh mobil terbakar. Itu berubah dari memanggang menjadi api unggun di trek lurus belakang. Bahkan tidak dapat menciptakan kru datang dan menolong saya cuma lantaran radio (komunikasi) tidak berfungsi di trek lurus belakang. Saya dengar itu masih barangkali terjadi, benar? Kalian tidak membenarkan itu. Ya, itu bagus,” tuturnya.

Mengapa Film Ini Memiliki Arti Khusus untuk Dunia NASCAR?

Proyek sekuel ini sekaligus melanjutkan warisan film orisinal tahun 1990 yang terinspirasi dari mendiang pembalap legendaris Tim Richmond. Mantan juara empat kali Cup Series, Jeff Gordon, turut mendorong terealisasinya kelanjutan sinema balap ini.

Meskipun sempat menuai kritik saat awal penayangannya, Days of Thunder menjelma menjadi film berstatus cult favorite di lingkaran olahraga balap mobil stok. Dialog ikonik bagaikan “Rubbin’, son, is racin'” buatan karakter Harry Hogge bahkan masih kerap dikutip para penggemar hingga kini.

Kehadiran film pertamanya dahulu terbukti sukses mengenalkan olahraga NASCAR ke lingkup audiens global yang makin luas. Proyek terbaru ini diharapkan mampu mengulang kesuksesan serupa di tengah kelangkaan tontonan bertema balap yang berkualitas.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article