WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – WhatsApp menggandeng ICT Watch, Keluarga Kita, dan Keaparatur negara kementerianan Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) demi memperluas edukasi pengasuhan digital untuk orang tua di Indonesia.

Melalui program Kelas Pengasuhan Digital, inisiatif ini menargetkan jangkauan sekitar 179.000 orang tua hingga Desember 2026.

Program yang berlangsung selama tiga bulan, mengawali Oktober hingga Desember 2026, digelar di Jakarta, Padang, dan Cirebon. 

Pelatihan ini dirancang demi menolong orang tua mendampingi remaja saat memakai teknologi digital, sekaligus membangun komunikasi terbuka dalam keluarga.

Program tersebut dimengawali di Jakarta pada 16 Oktober 2026 bersama melibatkan 100 orang tua. Selanjutnya, pelatihan akan diperluas bersama membekali penggerak komunitas lokal di Padang dan Cirebon agar edukasi dapat menjangkau makin sejumlah keluarga.

Secara langsung, program ini menargetkan 2.100 orang tua di tiga kota. Sementara itu, materi edukasi berupa parental learning kit akan disebarluaskan melalui kanal komunitas mitra demi memperluas jangkauan hingga sekitar 179.000 orang tua.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menilai, perlindungan anak di ruang digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan cuma pihak pemerintah atau korporasi teknologi.

“Pemerintah hadir melalui PP TUNAS demi memperkuat pelindungan anak di ruang digital. Namun, pelindungan anak bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan gerakan bersama seluruh ekosistem digital,” kata Nezar dalam keterangan resminya, Jumat (16/10/2026).

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi bersama anak. Menurutnya, orang tua perlu menjadi teman berdiskusi, bukan sekadar pengawas, agar anak merasa nyaman bercerita ketika menyikapi persoalan di ruang digital.

Empat Tantangan Pengasuhan Anak di Era Digital

Untuk mendukung pelaksanaan program, Meta, WhatsApp, ICT Watch, Keluarga Kita, dan KOMDIGI mengembangkan perangkat pembelajaran yang mencakup modul, buku saku, video edukasi, serta dua permainan edukatif.

Materi tersebut membahas empat persoalan yang kerap menjadi perhatian orang tua ketika anak beraktivitas di internet, yakni interaksi, konten, kecanduan, dan kesehatan mental.

Program ini juga mencakup pelatihan untuk para pelatih atau Training of Trainers serta sesi pendampingan lanjutan yang dipandu oleh Parent Champions, yakni orang tua yang berperan sebagai penggerak di komunitas.

Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, menyebutkan keberadaan fitur keamanan digital perlu diimbangi pemahaman orang tua tentang cara memakainya dan kemampuan membangun komunikasi bersama anak.

“Fitur keamanan cuma dapat melindungi remaja ketika orang dewasa mengetahui cara memakainya disertai komunikasi yang baik bersama anak,” ujar Indriyatno.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article